<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120474">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENCAMPURAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG ASAL DESA COT RUMPUN MONTASIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian berjudul &quot;Pengaruh Pencampuran Kapur Terhadap Nilai  CBR Pada Tanah Asal Desa Cot Rumpun Montasik&quot; ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh pencampuran kapur sebagai bahan stabilisasi dalam  memperbaiki kemampuan daya dukung  tanah.  Tanah  yang  menjadi  objek  penelitian  ini  berasal  dari  Desa Cot Rumpun, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Tanah tersebut merupakan tanah berlempung .   Menurut klasifikasi AASHTO tanah tersebut   tergolong ke dalam kelompok A-7-5, sedangkan menurut USCS termasuk ke dalam golongan CH (Lempung anorganik   dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk).  Untuk mengetahui pengaruh terhadap  nilai CBR maka tanah dicampur dengan  kapur  pada variasi 0%, 3%, 6%, dan 9% dari berat kering tanah.  Pengukuran kemampuan daya dukung tanah  menggunakan alat CBR. Perlakuan  yang diberikan adalah CBR tidak  terendam dan CBR  terendam.   Benda  uji   CBR   terendam  dengan  masa  tunggu  4  hari  dibuat sebanyak 8 buah, benda uji CBR tidak  terendam tanpa waktu tunggu  dibuat 8 buah dan  8  buah benda uji  CBR tidak terendam  dengan waktu tunggu 4 hari. Kadar air untuk benda uji  CBR  dibuat  berdasarkan hasil  dari pengujian pemadatan standar proctor   untuk   masing-masing   kadar   air  optimum   (0MC    =  Optimum  Moisture Content).  Hasil pengujian  menunjukkan bahwa penambahan persentase kapur 0-9% dapat  meningkatkan  berat  volume  kering  maksimum  (Yk  maks) rata-rata  sebesar 2,004% tiap penambahan 3% kapur dan  menurunkan nilai kadar air optimum (Wopt) rata-rata sebesar  1,763%  untuk  setiap penambahan 3% kapur. Kenaikan rata- rata nilai CBR tidak  terendam untuk setiap penambahan 3% kapur adalah  0,845% tanpa waktu tunggu dan 0,975% pada  waktu  tunggu 4 bari.  Pada pengujian CBR terendam dengan  waktu  tunggu 4 hari kenaikan  rata-rata  nilai  CBR untuk  setiap penambahan 3% kapur adalah 1,618%. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120474</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 09:44:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 09:44:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>