<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120466">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN LABORATORIUM DAN PERSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI SE KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog.Studi Magister Pendidikan IPA</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan laboratorium IPA di 9 SMA Negeri Kota Banda Aceh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, menggali persepsi guru terhadap penggunaan laboratorium sebagai pendukung Kurikulum Merdeka, serta menyelidiki proses pembelajaran di sekolah yang sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek yang menjadi sasaran penelitian ini adalah waka kurikulum, kepala koordinator laboratorium dan guru bidang studi fisika. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar angket, pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pemanfaatan laboratorium IPA di SMA Negeri Banda Aceh terhadap implementasi Kurikulum Merdeka secara keseluruhan berada dalam kategori baik, dengan rata-rata skor mencapai 80%, dimana kondisi sarana dan prasarana laboratorium fisika SMA menunjukkan kualitas yang baik, dengan rata-rata penilaian mencapai 79%. Pemanfaatan laboratorium terbilang efektif, mencapai tingkat 82%, sementara kelengkapan dan kesesuaian alat juga dinilai baik dengan skor 81%. Kegiatan praktikum mendapatkan penilaian tinggi sebesar 88%, mencerminkan kualitas eksperimen yang baik. Meskipun kondisi ruang sedikit di bawah, yaitu 73%, dan keterlibatan Kurikulum Merdeka dalam pengelolaan laboratorium juga dinilai positif, dengan rata-rata penilaian mencapai 73% dan 83%. Hal ini menunjukkan adanya usaha yang baik dalam mengintegrasikan prinsip Kurikulum Merdeka dalam pengelolaan laboratorium fisika di SMA tersebut. Persepsi guru fisika terhadap penggunaan laboratorium juga sangat positif, mencapai 86%, yang masuk dalam kategori sangat setuju. Selain itu, disampaikan bahwa keadaan sekolah siap mendukung implementasi pembelajaran Kurikulum Merdeka.&#13;
Kata kunci: Pemanfaatan laboratorium; Persepsi; kurikulum merdeka; laboratorium IPA</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120466</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 16:10:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 16:16:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>