<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120458">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KENYAMANAN TERMAL PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI I BANDA ACEH  PASCA TSUNAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nawawi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kenyamanan  termal  merupakan salah  satu faktor penting dalam  meningkatkan mutu pendidikan.  Lingkungan belajar yang nyaman termal akan  menumbuhkan motivasi  belajar para  siswa dalam mengikuti proses  belajar mengajar,  sehingga membantu  mereka  untuk menyerap berbagai  disiplin  ilmu yang di berikan Kehancuran fasilitas pendidikan yang terjadi  setelah gempa bumi  berkekuatan 8,9 Skala  Richter  (SR) yang disusul dengan  tsunami  tanggal  26  Desember 2004 telah   membuat   banyak  pihak   baik  pemerintah    maupun   Lembaga   Swadaya Masyarakat   (LSM/Non  Goverment Organization   (NGO)  dari  dalam  dan  luar negeri berupaya membangun kembali gedung  sekolah  yang telah hancur tersebut. Akan tetapi kurang memperhatikan aspek kenyamanan termal bagi para penghuni di  dalamnya.  Oleh karena  itu perlu  adanya suatu  evaluasi yang  dapat  memberi informasi yang lebih  akurat,  yaitu   dengan  melakukan  pengukuran  langsung  di lokasi-lokasi  tempat   bangunan   itu  dibangun.   Dalam  penulisan  ini,    penulis melakukan  evaluasi serta prediksi tingkat kenyamanan termal di dalam  bangunan Sekolah  Menengah  Pertama   (SMP) negeri  1Banda  Aceh.  Pengambilan data  ini dilaksanakan pada tanggal 27 April - 2 Mei 2006 dengan menggunakan  alat ukur INNOVA Air Tech Instruments (Denmark),  kemudian  membandingkannya dengan daerah  kenyamanan  termal  berdasarkan pada  Standar Nasional  Indonesia  (SNI). Berdasarkan   hasil  pengukuran  yang  dilakukan,   di  ruang   Tata    Usaha   (TU) temperature  efektifrata 32,4C,  PM rata-rata  2.3 dan PPD   rata-rata 88,3  %, ruang  Kelas  I lantai  2  temperatur  efekif rata-rata  32.2 &quot;C, PM rata-rata 2.4 dan  PPD rata-rata  91.1 %,  rung  Kelas  II lantai 2 temperatur efektif  32.1C, PM rata-rata 1.9 dan PPD rata-rata  72.1%,  ruang Kelas II lantai  l temperatur efekif rata-rata  31.3 &quot;C, PMV  rata-rata   2.1  dan PPD  rata-rata  81.1%,  ruang Kelas  IV lantai  I  temperatur  efektif rata-rata  32.6 &quot;C, PMV  rata-rata  1.9  dan PPD  72.1%,  dan ruang Laboratorium  bahasa lanai I temperatur efekifrata-rata  32.3&quot;C, PMV rata-rata 2.1 dan PPD 81.1%.&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Gempa  dan tsunami, Kenyamanan termal, PMV, PPD, SNI&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERMAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.402</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120458</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 15:04:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 15:16:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>