<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120454">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERFORMANSI TRANSMISI PADA DLC COMLINE PT. TELKOM KANDATEL NAD LINK BNAC-PEUKAN BILUY-SIBREH-INDRAPURI - MONTASIK-LUBUK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T Farhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penerapan jaringan  serat  optik  pada  sistem  DLC  telah  membuat  pelanggan menuntut   menyegerakan  akan    layanan  komunikasi  suara,   data   clan  video berkecepatan tinggi.  Teknologi DLC merupakan teknologi yang baru  diterapkan di provinsi NAD (tahun 2006).  Pihak PT. Telkom sendiri menerapkannya karena fleksibilitas teknologinya yang mendukung berbagai macam topologi jaringan dan memiliki jarak  transmisi yang jauh serta mendukung berbagai macam  layanan komunikasi. Beberapa daerah yang dipilih adalah Peukan Biluy, Sibreh, Indrapuri, Montasik  dan Lubuk. Topologi  yang diterapkan disini adalah linear  add-drop sehingga keluruhan  daerah  dapat  menjadi  satu  topologi jaringan.    Diperlukan analisis kelayakan pada sistem transmisi tersebut. Salah satunya adalah bagaimana kualitas penerimaan sistem  DLC pada daerah  tersebut dalam hal ini adalah level daya pada penerima. Beberapa  parameter yang dipengaruhinya  antara lain:  link power  budget  dan  rise time budget.  Berdasarkan hasil analisis perhitungan link power   budget  pada    setiap  titik  hubung  link  BNAC-Peukan   Biluy-Sibreh - Indrapuri-Montasik--Lubuk, diperoleh level margin (M) paling rendah  adalah 3,36 dB,  yaitu  pada link  BNAC--Peukan   Biluy.   Dari  sistem  perangkat  penerima mensyaratkan bahwa margin  (M) &gt; 0.  Sedangkan pada analisis perhitungan  rise time budget sistem (t,a) diperoleh nilai rise time (t,a)  yang paling besar  adalah 0,939  ns.   Untuk  format   pengkodean  NRZ  sendiri  mensyaratkan  rise  time maksimal (t sist,maks)  yang diperbolehkan yaitu 4,5 ns.  Berdasarkan hasil  analisis tersebut di atas, makajaringan serat optik pada DLC PT. Telkom Kandatel NAD link  BNAC-Peukan  Biluy-Sibreh-Indrapuri-Montasik-Lubuk.  memiliki tingkat performansi  transmisi yang  baik, karena  telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSMITTING ELECTRICITY</topic>
 </subject>
 <classification>621.319</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120454</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 14:37:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 15:31:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>