<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120444">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN PANAS BUANG KETEL UNTUK PROSES PENGERINGAN BIJI PALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Aceh Selatan merupakan daerah penghasil pala terbesar di provinsi Aceh saat ini yang  mencapai produksi  4,923 ton pada tahun 2008.  Hasil pala disuling dengan menggunakan ketel peyulingan  minyak pala dengan bahan bakar kayu.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar panas yang bisa dimanfaatkan oleh alat penukar panas untuk proses pengeringan serta berapa lama waktu yang  dibutuhkan alat pengering  untuk mengeringkan  biji  pala.  Metode Penelitian  ini adalah Pengambilan data awal dengan pengukuran berat awal bahan (bahan basah) dengan timbangan digital seberat 1300 gr, sehingga ketika kadar air&#13;
yang tersisa mencapai ± 10% maka pengeringan dihentikan Biji pala mengandung&#13;
rata-rata  70%  kadar air dengan berbagai  tingkat  ketuaan, setelah pengeringan&#13;
dilakukan, kadar air tersisa yang  diharapkan yaitu sekitar 8 - 10  %.  Hasil  Dari&#13;
penelitian  ini adalah panas yang  diserap oleh  udara pada alat penukar panas adalah  7,99  kJ/s  dan  laju perpindahan panas pada alat penukar panas adalah 221,80 J/s.  Penggunaan alat pengering dengan pemanfaatan panas bang dapat&#13;
mengeringkan biji pala dengan waktu 26 jam,  dengan berat basah biji pala  1300 gram menjadi 433 gram.&#13;
&#13;
Kata kunci :  Pengeringan, Heat Exchanger, Biji Pala, Alat pengering.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEAT EXCHANGERS</topic>
 </subject>
 <classification>621.402 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120444</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 11:59:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 12:16:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>