<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120438">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO TERHADAP PELAKSANAAN PROYEK JALAN DI KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasrina Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek konstruksi merupakan kegiatan untuk membangun suatu bangunan yang dibatasi oleh biaya, waktu dan mutu. diperlukan pengendalian yang baik agar proyek yang diharapkan secara cepat, tepat, dan efektif. Respon risiko merupakan proses pengendalian risiko yang teridentifikasi. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui respon risiko dominan di Proyek Jalan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu FI, SI dan RII. Analisis data yang digunakan yaitu Statistic Deskriptif. Adapun 25 Responden yang ditujukan yaitu kepada Direksi, project manager, atau engineer yang mewakili Perusahaan kontraktor yang telah mengerjakan proyek Jalan di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2022 menggunakan APBD. Hasil analisis data Penelitian dari 124 indikator yang diteliti risiko yang paling dominan terhadap factor risiko biaya pada pelaksanaan proyek Jalan di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2022 terdapat 2 Indikator yaitu Meningkatnya biaya akibat pengamanan lingkungan (C5) sebesar 0,776 dan pungutan tidak resmi (C11) sebesar 0,768. Adapun respon risiko dominan terhadap biaya berdasarkan hasil survei di lapangan  yaitu dihindari atau avodaince karena probabilitasnya 80-100 %. Indikator (C5) Meningkatnya biaya akibat pengamanan lingkungan, responnya adalah dihindari dengan menyediakan pekerja keamanan atau satpam proyek untuk menjaga keamanan lingkungan. Indikator (C11) Pungutan tidak resmi, Responnya adalah dihindari dengan mengadakan sosialisasi, negoisasi dan koordinasi dengan pihak keamanandari pemerintahan maupun ormas daerah.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Jalan, Analisis risiko, Risiko dominan, Respon risiko, Pengendalian risiko&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120438</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 21:34:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-15 11:07:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>