<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120435">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENCAMPURAN SEMEN GROUTING TERHADAP NILAI  KUAT GESER TANAH LEMPUNG GLEE  GEUNTENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andria Mahfudh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas  akhr ini   mengemukakan  hasil  penelitian  pengaruh  percampuran semen  grouting  terhadap  kuat  geser  tanah  lempung  asal  Glee  Geunteng  Desa Ruma   Keunerem   Kec    Peukan    Bada   Aceh   Besar   Tanah   tersebut   menurut lasifikast AASHTO tergolong A-7-6 (6-4)  dan menurut USCS termasuk golongan CH.   di   mana  indeks  plastisnya  4901%    Tujuan   penelitian  ini  adalah   untuk mengetahui   pengaruh   percampuran   semen   grouting   terhadap    peningkatan kekuatan geser tanah.   Pengukuran menggunakan  alat Direct Shear dengan metode Consolidation   Drained   (CD)   Tegangan  normal   yang  diberikan  adalah     0.28 Kg/cm2.  0.56  Kg/cm2 dan  1,12   Kg/cm2.  Benda uji  di buat  sebanyak  30 set  yang terdiri dari 90 benda uji. Percampuran semen grouting diberikan dalam kadar yang bervariasi  yaitu 0%. 3%. 6%, dan 9%  Benda ini  yang dicampur semen grouting diberikan  masa  tunggu  masing-masing  0.3, dan  7   hari.  Pemadatan  dilakukan berdasarkan uji  standar  Proctor  untuk  mendapatkan  OMC  (Opumum  Moisture Content) dan MDD (Maximum Dry Density).  OMC diambil dari setiap persentase semen grouting. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter kuat geser     dan C semakin  meningkat  dengan  penambahan  kadar  semen  grouting dan  pembenian masa tunggu yang mengakibatkan kenaikan kuat  geser tanah.  Nilai  sudut geser d dan C tanah  tanpa campuran sebesar  17.86&quot;  dan 0.924 kg/cm2   Nilai parameter sudut geser d dan  C  tertinggi  didapat  pada  kadar semen grouting 9%  dengan&#13;
masa tunggu 7  hari yaitu   sebesar 21.37'   dan C sebesar 1.284  kg/cm2.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 16:22:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 16:22:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>