Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAN KERUGIAN AKIBAT BANJIR PADA INFRASTRUKTUR JALAN DI KECAMATAN LHOKSUKON
Pengarang
Triana mahyani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0604101010064
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
627.4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Lhoksukon merupakan ibu kota kabupaten Aceh Utara yang sering dilanda banjir setiap tahunnya dimana sumber genangan umumnya berasal dari hujan setempat dan limpasan dari debit kiriman air sungai Krueng Keureuto dan Krueng Peuto. Salah satu infrastruktur penting yang mengalami kerusakan akibat banjir ialah jalan yang dapat menimbulkan kerugian baik bagi pemerintah maupun penduduk Kecama tan Lhoksukon yang terkena dampak meluapnya air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi banjir tahun 2007, kapasitas penampung banjir, jenis-jenis kerusakan serta menentukan nilai kerugian yang terjadi akibat banjir pada infrastruktur jalan. Lingkup penelitian meliputi tinggi genangan dan durasi
genangan serta meninjau kerusakan dan kerugian yang terjadi pada infrastruktur
jalan yang ada di daerah bencana berdasarkan kejadian banjir terbesar yang pernah terjadi di wilayah tersebut yaitu pada tahun 2007. Pengumpulan data diperoleh dengan melak.ukan survei lapangan serta melakukan penyebaran kuisioner dan wawancara. Berdasarkan hasil penyebaran kuisioner pada masyarakat setempat mengenai informasi kejadian banjir yang terjadi pada tahun
2007 diperoleh ketinggian banjir maksimum mencapai 150 cm dan durasi maksimum yang mencapai 7 hari. Hasil pengamatan langsung yang dilakukan di Desa Dayah Kecamatan Lhoksukon didapati kerusakan pada lima ruas jalan yaitu dua ruas jalan dengan perkerasan aspal yaitu Jalan Matang Keupila dan Jalan Ara Keumudi, serta tiga ruas jalan dengan perkerasan tanpa aspal yaitu Jalan Tanggul, Jalan/Lorong Abu Sulaiman, dan Jalan/Lorong 3. Kerusakan yang paling banyak
terjadi pada jalan perkerasan aspal yaitu pada Jalan Matang Keupila adalah
pelepasan butir dengan luas kerusakan 995 m sedangkan pada jalan non aspal
yaitu pada Jalan Tanggul, kerusakan yang terjadi adalah amblas dan lubang yang mengalami kerusakan pada seluruh luas jalan yaitu 2080 m2. Total biaya kerugian pada kelima ruas jalan di wilayah tersebut yang rusak akibat digenangi banjir adalah sebesar Rp 400.000.000,00.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAN KERUGLAN AKIBATRNRNBANJIR PADA BANGUNAN PERUMAHANRNRNDI KOTA LHOKSUKON (Wirdatul Ahya, 2024)
PENGGUNAAN METODE WEIGHTED OVERLAY UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR DI KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA (Roby Arnando, 2020)
ANALISIS KERENTANAN FISIK BANGUNAN AKIBAT BANJIR GENANGAN (INDRA SATRIA, 2019)
KAJIAN MITIGASI BENCANA BANJIR KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA (ALFIANA SARI IQLIMA, 2024)
KAJIAN KERUSAKAN DAN KERUGIAN AKIBAT BANJIR TERHADAP BANGUNAN RUMAH DI KECAMATAN TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA (T. Mimi Agus Syahyadi, 2025)