<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120426">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMENUHAN FUNGSI AFEKTIF PADA ANAK RETARDASI MENTAL DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA LABUI BANDA ACEH TAHUN 2008</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ira Rizqana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pola asuh orang tua merupakan  pola perilaku yang diterapkan  pada anak dan bersifat relatif konsisten dari  waktu ke waktu.  Pola perilaku ini dapat dirasakan oleh anak, dari segi negatif maupun positif. Kondisi kecacatan  yang dijumpai pada anak sangat mempengaruhi pola asuh orang tua kepada anak tersebut.  Salah satu kondisi kecacatan  anak  adalah  retardasi  mental yang merupakan  kondisi dimana perkembangan  kecerdasannya mengalami hambatan  sehingga tidak  mencapai tahap perkembangan yang optimal. Pengasuhan diimplementasikan melalui serial interaksi antara   orang   tua    dan   anak.   Salah   satu   hasil   dari   interaksi   tersebut   adalah terpenuhinya  fungsi afektif keJuarga. Tujuan penelitian ini  adalah untuk rnengidentifikasi hubungan  antara  pola asuh orang tua terhadap  pemenuhan  fungsi afektif pada anak   retardasi  mental di SDLB  Labui  Banda Aceh. Desain  penelitian Deskriptifkorelatifdengan pendekatan  cross sectional.  Teknik pengambilan  sampel dilakukan  dengan  metode  total  sampling,  yaitu  sebanyak  58 orang.  Pengumpulan data   dilakukan  dari  tanggal  21  Mei  sampai  27  Mei  2008  di  SDLB  Labui  Banda Aceh.  Alat  pengumpulan   data  berupa   kuesioner  berbentuk  skala  likert  dan  skala dicotomi, terdiri dari 42 item pernyataan. Data dianalisis secara manual  dengan menggunakan  formula  chi  square  dengan  confidence  interval  95%  dan  a =0.05. Dari hasil penelitian  ini   diperoleh  bahwa ada hubungan yang signifikan  antara pola asuh  orang  tua  terhadap  pemenuhan  fungsi  afelctif pada   anak  retardasi  mental  di SDLB  Labui  Banda  Aceh  (X2 hitung  (11.34)  &gt;-X2    tabel(3.841)),  yaitu  semakin  baik pola  asuh   yang  diberikan  orang  tua semakin  baik pemenuhan  fungsi  afektif pada anak retardasi mental di SDLB Labui  Banda  Aceh.&#13;
&#13;
Kata Kunci   :  Pola asuh, Fungsi Afektif, Anak retardasi mental. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MENTAL RETARDATION - PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.928 588</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120426</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 15:41:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 10:58:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>