PENGARUH JARAK EPISENTER DALAM ANALISIS PERCEPATAN GEMPA PERMUKAAN UNTUK PERENCANAAN STRUKTUR BANGUNAN TEKNIK SIPIL (STUDI KASUS UNTUK MAGNITUDE DI ATAS 5 SKALA RICHTER DAN RADIUS 500 KM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JARAK EPISENTER DALAM ANALISIS PERCEPATAN GEMPA PERMUKAAN UNTUK PERENCANAAN STRUKTUR BANGUNAN TEKNIK SIPIL (STUDI KASUS UNTUK MAGNITUDE DI ATAS 5 SKALA RICHTER DAN RADIUS 500 KM)


Pengarang

Arida Yunita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0104101010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan dari analisis perencanaan ini adalah untuk menganalisa percepatan gempa permukaan yang mempengaruhi Perencanaan Struktur geoteknik dan resiko gempa bumi terbadap struktur bangunan Teknik Sipil, serta menganalisa pengaruh fisik clari gempa bumi, terhadap percepatan gempa dengan data jarak episenter gempa yang ada. Data yang diperlukan untuk menganalisa percepatan gempa adalah data gempa di atas 5 SR dalam radius 500 Km, merupakan data yang sudah dianalisa yang terdiri dari dua data yaitu basil analisa Seismograf dan hasil analisa dari Jisnet, setelah itu dilakukan penyesuaian terhadap magnitudenya, sehingga diperoleh 8 (delapan) kali kejadian gempa, dimulai dari Januari 2005 -April 2007. Selain itu adalah data yang berasal dari Seismik record, yaitu Grafik Time History (waktu kejadian), dengan mengkonversikan magnitude melalui persamaan magnitude lokal (ML), magnitude body (mb), yang mempunyai kaitan dengan magnitude permukaan (Ms). Hasil magnitude yang telah didapat tersebut kemudian dimasukkan ke dalam lima metode perhitungan percepatan, yang diusulkan oleh beberapa para ahli antara lain, metode Donovan (1970), Estevan, Mc Guire (1963) clan Newmark (1968). Data yang dihasilkan dari basil konversi magnitude bahwa harga maksimum magnitude dan jarak pada tabun 2005 adalah pada magnitude 5,4 dengan jarak 77,7 km, dan 89,81 Km. Hasil konversinya yaitu 5,05. Tahun 2006 dan 2007, hanya diperoleh satu kejadian gempa, pada tahun 2006 dengan magnitude 5,1, diperoleh nilai konversi 4,68, dengan jarak 36,26 Km. Pada tahun 2007 dengan magnitude 5,4, diperoleh nilai konversi 5,05, dengan jarak 29,63 Km. sedangkan harga maksimurn percepatan tanah untuk rumus Donovan adalah 29,85 gal, Estevan 22,99 gal, Mc Guire 28,93 gal dan Newmark senilai 6,63 gal. Dari hasil analisa konversi magnitude serta percepatan gempa pada tanah permukaan, sehingga diperoleh grafik hubungan percepatan tanah maksimurn pada permukaan terhadap jarak dan magnitude. serta kontur percepatan tanah maksimum pada permukaan. Analisa percepatan gempa ini bermanfaat untuk mengetahui pengaruh percepatan gempa terhadap struktur bangunan serta prakiraan percepatan tanah maksimum pada tanah permukaan.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK