<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120411">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI PANJANG PIPA DI DALAM KOLEKTOR PADA SISTEM  PEMANAS AIR TERMOSIPON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rusmadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia  terletak di daerah khatulistiwa yang beriklim tropis dan mempunya  intensitas pancaran  sinar matahari yang cukup  tinggi.   Energi surya merupakan salah  satu  sumber energi alternatif yang tersedia   secara  melimpah  dan  murah   Salah   satu  pemanfaatan  energi  surya sebagai sumber energi adalah proses pemanas  air dengan  termosipon Sistem termosipon  ini telah dilakukan penelitian dengan menggunakan kolektor  plat datar dengan ukuran 150 cm r 100 cm x I5 cm    Kolektor  plat  datar  erdirt  dari  besi plat  datar  0.6  mm,  pupa tembaga  6,5  mm,   solast termal  styrofoam  dengan   ketebalan   2 cm,  dan   penutup transparan   (kaca).   Pengunian  alat pemanas ar termosipon  ini dilakukan   dengan  memarasikan panjang pipa dalam  kolektor yaitu I4 m,   10  m,  6 m  Waktu pengujian dimulai  dari jam  09.00  WI sampai  dengan jam 16.00  WIB. Dari  hasil  pengunan  temperatur   air   tertinggi  terjadi  pada sistem  yang   menggunakan  pipa  tembaga  sepanjang  I4 m yang mencapat 59&quot;C,  sedangkan pada   panjang pipa  I0 m mencapat  55 &quot;c dan panjang  6 m  mencapat 53 &quot;C  Kapastas  aliran  (Q)  pada  panjang pipa 14 m 0.00040 L/detik lebih kecil sedangkan pada panjang pipa 10 m mencapa1 0,00050 1 denik dan panyang pipa 6 m meneapai  0,00052  L/detik  Panas yang  diserap oleh fluda pada panjang pipa 14 m mencapai  4991  Jm' lebth  besar  sedangkan  pada panjang  pipa   I0  m  mencapat 47.85 Jm'  dan  pada&#13;
panjang  pipa  6 m  mencapat  47,61  J/m2 disebabkan  panjang  dan  banyaknya  belokan   pipa  di dalam kolektor.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  kapasitas aliran,  variasi panjang pipa,   kolektor plat datar,  termosipon&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120411</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 11:48:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 11:48:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>