<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12041">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA GAGAL JANTUNG KRONIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Thalya Alissya Rahma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Gagal jantung menempati urutan tertinggi dari seluruh penyakit jantung. Kualitas hidup penderita gagal jantung kronik salah satunya dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita gagal jantung kronik. Metode yang digunakan pada penelitan ini adalah cross sectional  menggunakan consecutive sampling. Sampel adalah penderita gagal jantung kronik menderita penyakit jantung koroner, penyakit jantung hipertensi  dan atau diabetes mellitus dengan pengobatan standar. Jumlah sampel penelitian ini berjumlah 43 orang, perempuan 12 (27,9%) orang dan laki-laki 31 (72,1%) orang. Diagnosa paling banyak adalah penyakit jantung koroner (37,2%). Penderita dengan kepatuhan minum obat tinggi berjumlah 16 orang (37,2%), kepatuhan minum obat sedang 16 orang (37,2%) dan kepatuhan minum obat rendah 11 orang (25,6%). Rata-rata nilai kualitas hidup pada penderita dengan kepatuhan minum obat tinggi adalah 18,44, kepatuhan minum obat sedang 32,38 dan kepatuhan minum obat rendah 48,64. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita gagal jantung kronik ? &lt; 0,05 (?= 0,000).&#13;
Kata kunci : Gagal Jantung Kronik, Kepatuhan Minum Obat, Kualitas Hidup&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>QUALITY OF LIFE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HEART FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12041</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-28 14:10:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-11 10:19:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>