EVALUASI PERSAMAAN PENMAN-MONTEITH TERHADAP PERSAMAAN PENMAN DALAM MENGESTIMASI EVAPOTRANSPIRASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI PERSAMAAN PENMAN-MONTEITH TERHADAP PERSAMAAN PENMAN DALAM MENGESTIMASI EVAPOTRANSPIRASI


Pengarang

Ria Novrika - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9841110864

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persamaan-persamaan empiris yang telah dirumuskan dalam menghitung besarnya evapotranspirasi selama ini tidak dapat langsung digunakan dalam penerapannya di Indonesia, khususnya di Nanggroe Aceh Darussalam. Dalam hal ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode estimasi evapotranspirasi yang paling dapat dipercaya sehingga dapat dipakai di Nanggroe Aceh Darussalam. Dalam perhitungannya, penelitian ini mengumpulkan data klimatologi yang diukur secara langsung meliputi data curah hujan, data temperatur maksimum dan temperatur minimum, data temperatur bola kering dan temperatur bola basah, dan data kecepatan angin. Pengambilan data ini dilakukan selama 1 (satu) bulan berlokasi di Kebun Percontohan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Sedangkan data lamanya penyinaran matahari diperoleh dari Stasiun Klimatologi Blang Bintang, Aceh Besar. Adapun besarnya evapotranspirasi harian yang terjadi diukur berdasarkan prinsip keseimbangan air menggunakan media lisimeter yang ditanami dengan rumput belanda. Penelitian ini merumuskan hubungan antara evapotranspirasi yang diperoleh dengan metode Penman (ETp), Penman-Monteith (ET-pm) dan evapotranspirasi sebenarnya (ET). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Penman-Monteith lebih cocok diterapkan di daerah Aceh dibandingkan dengan metode Penman, khususnya di daerah tempat penelitian ini dilakukan. Adapun evapotranspirasi aktual dapat diukur dengan metode Penman dengan rumusan
ET = 11,635 Log ETp - 2,122 dengan tingkat koefisien determinasi 0,627. Evapotranspirasi aktual dapat juga diukur dengan metode Penman-Monteith
dengan rumusan ET = 0,699 ET,pm1 194 dengan tingkat koefisien determinasi 0,726. Pada akhirnya evapotranspirasi berdasarkan metode Penman-Monteith yang telah
terkoreksi (ET,) dapat dihitung hanya dengan mengetahui besarnya evapotranspirasi berdasarkan metode Penman yang terkoreksi (ET2) dengan
menggunakan rumusan ET2' = 0,857 ET1 1,116 dengan tingkat koefisien
determinasi mencapai 0,617 dan standar error estimasi sebesar 0,102.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK