PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS, TEMMINCK 1847) DENGAN MANUSIA DI DESA BLANG LANGO,RNKECAMATAN SEUNAGAN TIMUR, KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS, TEMMINCK 1847) DENGAN MANUSIA DI DESA BLANG LANGO,RNKECAMATAN SEUNAGAN TIMUR, KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Iesyatir Raziah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abdullah - 197402051999031004 - Dosen Pembimbing I
Cut Nurmaliah - 196103171986032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806103010083

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Biologi., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Iesyatir Raziah. (2024). Persepsi Masyarakat Terhadap Konflik Gajah Sumatera
(Elephas maximus sumatranus, Temminck 1847) dengan Manusia di Desa Blang
Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.
Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus, Temminck 1847) merupakan
satwa langka dengan status kritis (critically endangered) yang harus dilindungi.
Peralihan habitat, perubahan fungsi lahan, konflik gajah dengan manusia membuat
konflik terjadi dan kelestarian gajah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi masyarakat terhadap konflik gajah
sumatera dengan manusia berdasarkan karakteristik responden di Desa Blang Lango,
Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Populasi penelitian ini adalah seluruh
masyarakat desa Blang Lango dengan mengambil sampel 100 orang melalui teknik
purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Blang
Lango Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya pada Mei 2023. Data dikumpulkan
menggunakan kuesioner (angket), wawancara dan observasi. Data kuantitatif dianalisis
dan diuji menggunakan uji Chi-Square. Hasil dari penelitian ini diperoleh karakteristik
jenis kelamin terdapat perbedaan dengan nilai X2
hitung>X2
tabel (9,657>7,815), pada
karakteristik usia (17,747

Iesyatir Raziah. (2024). Community Perceptions of the Sumatran Elephant Conflict (Elephas maximus sumatranus, Temminck 1847) with Humans in Blang Village Lango, East Seunagan District, Nagan Raya Regency. The Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus, Temminck 1847) is endangered species with critical status that must be protected. Habitat transitions, changes in land use, conflicts between elephants and humans create Conflicts occur and elephant conservation declines. This research aims to find out whether there are differences in people's perceptions of the elephant conflict Sumatra with humans based on the characteristics of respondents in Blang Lango Village, Seunagan District, Nagan Raya Regency. The population of this study is all Blang Lango village community by taking a sample of 100 people using techniques purposive sampling. This type of research is descriptive research with using quantitative and qualitative approaches. The research was conducted in Blang Village Lango, Seunagan District, Nagan Raya Regency in May 2023. Data collected using questionnaires, interviews and observations. Quantitative data were analyzed and tested using the Chi-Square test. The results of this research obtained characteristics There is a difference between gender and the X2 value count>X2 table (9.657>7.815), at characteristics of age (17,747

Citation



    SERVICES DESK