<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120358">
 <titleInfo>
  <title>STUDI  MODEL FISIK  GROIN  LURUS  TUNGGAL DENGAN VARIASI SUDUT DAN LEBAR  GROIN TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (POSISI UJUNG GROIN SETELAH GELOMBANG PECAH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lili khairani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk melihat  pengaruh  adanya  groin dengan variasi sudut penempatan  dan  lebar groin terhadap  perubahan  profit pantai  sehingga  diperoleh gambaran  yang paling berpengaruh  terhadap  perubahan  profil pantai. Model groin yang  digunakan  merupakan  groin  dengan  permeabilitas   0,47. Penempatan  ujung groin  sebelum  gelombang  pecah  dengan  sudut  penempatan groin  01, 02 dan  03 yaitu  90,  63,  dan  45  dan  lebar  groin  yaitu  B1,  B2,  dan  B3  masing-masing 10 cm,  20   cm,   dan   30   cm.   Model   pantai   dibuat   menggunakan    pasir   laut&#13;
berdiameter rata-rata  (D50)     0,53 mm dengan  kemiringan  pantai  1 :20.  Penelitian ini  menggunakan model  tak  distorsi  dengan  skala  1:20 dan  pemodelan   sedimen transpor  yang  digunakan  berupa  movable-bed models.  Model  gelombang   yang digunakan  merupakan  gelombang  reguler  dengan  tinggi  gelombang  H1,  H2, dan H3 masing-masing 9 cm, 4 cm, dan 2 cm dan periode  gelombang  Tl, T2 dan T3 masing-masing   1,17  detik,   1,49  detik,  dan  1,64  detik.  Waktu  yang  dibutuhkan&#13;
untuk    pembangkitan    gelombang    setiap    run-nya    adalah    ± 30 menit.    Hasil penelitian  menunjukkan  kondisi  HlTl dengan  sudut  01  terjadi  sedimentasi  pada&#13;
lebar  Bl   sebesar   129.599  cm3,  dengan  sudut  02  lebar  B3  terjadi  sedimentasi sebesar 42.747 cm3  dan sudut 03 lebar B2 terjadi sedimentasi  sebesar  12.131  cm3. Pada  kondisi   HI Tl   diperoleh  bahwa  sudut  01   lebar  Bl   lebih  efektif  menahan sedimen.  Perubahan   pantai  H2T2  menujukkan  sudut  81  dengan  lebar  1l terjadi&#13;
sedimentasi   sebesar  69.948  cm3,   sudut   02  dengan  lebar  B3  terjadi  sedimentasi&#13;
sebesar  55.843  cm3,  dan  sudut  03  dengan  lebar  B1   terjadi  sedimentasi  sebesar&#13;
94.811  cm3.  Pada  kondisi   H2T2  diperoleh  bahwa  sudut  penempatan   03  lebih efektif   menahan   sedimen.   Kondisi   H3T3   menunjukkan  sudut  penempatan   0l dengan  lebar B2 terjadi  sedimentasi  sebesar  20.325  cm', pada  sudut  02 lebar B2 terjadi   sedimentasi   sebesar   20.307 cm3,   dan   pada   sudut   03  lebar   B2  terjadi&#13;
sedimentasi    sebesar   24.932 cm3.  Pada   kondisi   H3T3   diperoleh   bahwa   sudut&#13;
penempatan  03 lebih efektif menahan sedimen.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120358</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 12:02:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 12:02:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>