DOSIS PROPOFOL SEBAGAI INDUKSI ANESTESI PADA PASIEN PENGONSUMSI KAFEIN KRONIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DOSIS PROPOFOL SEBAGAI INDUKSI ANESTESI PADA PASIEN PENGONSUMSI KAFEIN KRONIK


Pengarang

Didya Hafsah F - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010143

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kafein merupakan zat stimulan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, jumlah penonsumsi kafein di Aceh menempati urutan ketiga tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 34,3%. Kafein bekerja pada sejumlah reseptor pada sistem saraf pusat, antaralain reseptor A2, GABA, dan glisin yang juga merupakan lokasi kerja propofol. Penelitian ini bertujuan mengetahui ada/tidaknya perbedaan dosis propofol pada induksi anestesi pasien pengonsumsi kafein kronik. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November-Desember 2014 di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan total sampel 50 orang yang dibedakan menjadi 25 orang pada kelompok konsumsi kafein kronik (Kkr), dan 25 orang pada kelompok bukan konsumsi kafein kronik(Bkr¬¬). Pada hasil penelitian didapatkan rata-rata dosis propofol pada induksi anestesi kelompok KKr lebih tinggi dibandingkan kelompok Bkr. Analisis data menggunakan Independent T Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara rata-rata dosis propofol pada kelompok Kkr (2,8±0,37 mg/kgBB) dibandingkan Bkr (2,3±0,28 mg/kgBB) dengan p=0,000 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK