<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120335">
 <titleInfo>
  <title>PENGUKURAN DAN ANALISIS KINERJA JARINGAN GPRS DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANDI SETIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>GPRS   adalah   generasi  ke  2,5  dari  pengembangan  teknologi  komunikasi,  setelah GSM  (2G). Keuntungan utama  yang didapatk:an dari  penggunaan GPRS  adalah  user hanya  akan menggunakan sumber  daya radio  (sejumlah time  slot) bila ada data  yang sedang  ditransfer (mode  transfer  packet-switched)  dan pemakai  hanya  dikenai biaya berdasarkan jumlah/volume  data  yang  ditransmisikan  selama  komunikasi clan tidak termasuk idle  time,  meskipun   pada  kenyataannya setiap  pemakai  paket  data  GPRS terhubung secara  virtual  ke jaringan setiap  saat.  Terdapat  dua elemen  dalam jaringan inti  GPRS yaitu SGSN dan GGSN.&#13;
Dalam   penulisan   tugas  akhir  ini,  akan  dilakukan  pengukuran  terhadap   beberapa&#13;
parameter penentu  kinerja jaringan GPRS  yang dapat dilihat  dari sudut pandang  user yaitu user data  throughput, round trip time (RTT) dan packet loss,  yang mengambil sampel   pengukuran  di   wilayah    Banda   Aceh   pada  beberapa    buah   BTS   milik Telkomsel  NAD.  Diharapkan dari hasil  pengukuran didapat  nilai  throughput yang sebenamya, perbandingan RTT antara jaringan lokal (operator  nasional)  dan jaringan luar (internet),  serta  melihat  kemungkinan adanya  kebilangan paket  yang dikirimkan (packet  loss) dan waktu terjadinya packet loss tersebut.&#13;
N ilai   rata-rata   pengukuran  throughput  adalah   28,1 25  Kbps,  hal  ini  menunjukkan adanya   kekurangan  throughput  dari  perhitungan  nilai  throughput yang  sebenamya (48Kbps).   Packet    round    trip   time    (RTT)    dalam   jaringan   lokal   lebih   kecil dibandingkan  RTI  ke jaringan  luar,  misalnya   Internet,   tapi  hal  ini cukup   stabil. Kejadian  adanya  paket  yang  hilang  jarang terjadi.  Packet   loss  terjadi  pada  waktu yang sarna dalam  beberapa  kali pengukuran, yaitu di waktu  sore dan malam  hari</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION NETWORK - COMMUNICATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.382</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120335</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 23:39:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 10:27:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>