HUBUNGAN INDEKS PLASTISITAS DENGAN PARAMETER KONSOLIDASI PADA TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN BENTONIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN INDEKS PLASTISITAS DENGAN PARAMETER KONSOLIDASI PADA TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN BENTONIT


Pengarang

FADLI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041111051

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai indeks plastisitas dengan parameter konsolidasi menggunakan campuran bentonit. Tanah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Desa Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Tanah lempung Desa Neuheun menurut klasifikasi AASHTO tergolong dalam kelompok A-6 (7) dan menurut USCS termasuk golongan CL, dimana indeks plastisitasnya I 0.96% yang digolongkan ke dalam tanah lempung berlanau dengan plastisitas rendah sampai sedang. Penambahan bentonit terhadap konsolidasi tanah lempung dilakukan secara bervariasi berdasarkan berat kering tanah lempung Desa Neuheun, yaitu 0%, 5%, I 0%, 15%, 20%. Kadar air benda uji konsolidasi dibuat berdasarkan dari hasil pengujian pemadatan. Benda uji untuk konsolidasi dibuat sebanyak 20 buah dengan variasi penambahan bentonit pada kondisi kadar air optimum OMC, dan di alas kadar air optimum OMC+10%. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa koefisien kompresif (Cc) paling rendah terjadi pada variasi
0% bentonit yaitu pada kondisi kadar air optimum sebesar 1.306, dan koefisien kompresif (Cc) paling tinggi pada variasi 20% bentonit yaitu pada kondisi OMC+I 0% sebesar 1.708. Nilai koefisien konsolidasi (Cv) paling rendah terjadi pada variasi 20% bentonit yaitu pada kondisi OMC+10% 0.117 cm/s, dan persentase nilai koeftsien konsoiidasi (c,) paling tinggi yaitu variasi 20% bentonit pada kondisi
0MC yaitu sebesar 0.398 cm/s. Maka dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian ini didapat hubungan berbanding lurus antara nilai indeks plastisitas dengan parameter konsolidasi yang dibuat dalam grafik linier.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK