<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120329">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBIJAKAN SELEKSI KEPALA SEKOLAH SMA DALAM MENINGKATKAN MUTU GURU DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasruddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Doktor Pendidikan IPS</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kepala sekolah SMA yang bermutu dan unggul sangat diharapkan dalam meningkatkan mutu guru-guru di Aceh menjadi isu penting karena menjadi tolak ukur keberhasilan pendidikan di Aceh dalam penanganan mutu pendidikan yang rendah di Aceh selama ini. Maksud dan tujuan Penelitian ini adalah; 1. Menganalisis kebijakan Dinas Pendidikan Aceh dalam seleksi kepala sekolah SMA di Aceh; 2. Menganalisis kebijakan pengangkatan kepala sekolah di Aceh; 3. Menganalisis kebijakan Dinas Pendidikan Aceh meningkatkan mutu guru di Aceh. untuk menjelaskan alasan-alasan isu kemiskinan dengan indeks komulasi prestasi pendidikan masyarakat Aceh atas analisis kebijakan publik dengan kebijakan seleksi kepala sekolah SMA, serta pengangkatan kepala sekolah SMA di Aceh: mengapa di provinsi Aceh dengan tingkat mutu Pendidikan rendah terhadap kebijakan Pemerintah Aceh terkait calon kepala sekolah harus memiliki sertifikat calon kepala sekolah (cakep), hal ini disampaikan oleh Fierro &amp; Fortoul bahwa “tidak ada peningkatan Pendidikan ketika tidak adanya peningkatan mutu kepala sekolah” hal ini pun menjadi tolak ukur untuk calon kepala sekolah harus mempunyai mutu dan memiki sertifikat calon kepala sekolah (cakep). Penelitian ini didasarkan pada penelitian kualitatif yang dilakukan melalui studi kasus dan wawancara dengan narasumber yang memegang kebijakan dan teknis dalam proses seleksi kepala sekolah SMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinas Pendidikan Aceh belum pada tahap meningkatkan mutu guru-guru di Aceh, tetapi Dinas Pendidikan Aceh masih pada tahap berbenah pemerataan guru-guru di seluruh Aceh. Dinas Pendidikan Aceh belum memiliki database berbasis  aplikasi online memudahkan dalam pemetaan guru, mutu guru, guru memasuki masa pensiun dan tendik, selama ini yang menjadi pegangan Dinas Pendidikan Aceh dapodik guru itupun masih tumpeng tindih. &#13;
Keyword: Kebijakan, Seleksi, Mutu Guru&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHER QUALIFICATIONS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PRINCIPALS (SCHOOL) - ROLE AND FUNCTION</topic>
 </subject>
 <classification>371.12</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120329</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:59:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 10:21:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>