<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120325">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ENGINEERING DESIGN PROCESS MELALUI PJBL-STEM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Maghfirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog.Studi Magister Pendidikan IPA</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hasil PISA tahun 2018 didapati bahwa kemampuan literasi sains Indonesia berada di peringkat ke 71 dari 79 negara partisipan PISA dengan capaian skor 396, ini menunjukkan bahwa skor rata-rata literasi sains Indonesia berada jauh di bawah skor rata-rata internasional yang ditetapkan PISA yaitu sebesar 500. Dalam proses pembelajaran fisika di sekolah, guru belum menerapkan upaya yang maksimal untuk meningkatkan literasi sains peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang dapat membuat peserta didik memiliki kemandirian dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis engineering design process melalui PjBL-STEM untuk meningkatkan literasi sains dan kemandirian belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunkaan yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian ADDIE. Produk yang dikembangkan berupa RPP, LKPD, dan instrumen penilaian berupa soal literasi sains dan angket kemandirian belajar. Desain implementasi perangkat pembelajaran menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil rata-rata uji kelayakan RPP, LKPD, dan instrumen penilaian memperoleh persentase sebesar 88,25% menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan. Berdasarkan analisis uji N-Gain, Perangkat pembelajaran dapat meningkatkan literasi sains peserta didik dengan skor 0,74 pada kategori tinggi. Hasil analisis angket kemandirian belajar menunjukkan bawa skor posttest angket kemandirian belajar peserta didik berada pada kategori sangat tinggi dengan perolehan rerata skor sebesar 88,65 yang mana skor pretest berada pada kategori rendah dengan perolehan rerata skor sebesar 58,76. Guru dan peserta didik memberikan respon dengan kategori sangat positif terhadap perangkat pembelajaran yang ditunjukkan dengan angka 86% untuk respon guru dan 82,62% untuk respon peserta didik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120325</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:26:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:41:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>