<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120324">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Auzar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketel uap adalah suatu alat yang berjimgsi sebagai  tempat  merubah suatu fluida (air) menjadi fluida lainnya (uap atau gas)  dengan  cara melakukan pemanasan terhadap fluida tersebut. Keseimbangan  energi adalah suatu sistem dimana tidak terjadinya perbedaan jumlah energi,  dimana terjadinya  perimbangan  antara energi yang di suplai dengan jumlah  energi yang terpakai  ditambah dengan energi yang terbuang  (Qin + Hr&#13;
=Qu +Qc+Qloss.  Dapur merupakan komponen utama dari ketel yang berfungsi sebagai tempat terjadinya proses pembakaran  dan sebagai penyuplai panas terhadap  komponen&#13;
komponen  yang  ada  di  dalam  ketel  tersebut  melalui  proses  perpindahan panas. Keseimbangan   energi  sangat  besar  pengaruhnya  dalam  hal  pembentukan   uap  dan dikeseimbangan  energi juga  dapat  diketahui  tentang  perpindahan panas  pada  ketel tersebut.    Oleh   karena   itu   maka  penulis   mencoba   menganalisa   kembali   tentang keseimbangan  energi dengan  menitik  beratkan pada jumlah  energi yang disuplai (Qa) pada ketel, panas reaktan (H),  jumlah energi yang berguna untuk merubah air menjadi uap (Qu), jumlah energi yang hilang pada peralatan - peralatan  di dapur ketel (Qc) dan&#13;
jumlah  energi yang hilang bersama gas asap  (Qa)  serta efisiensi pada ketel tersebut. Hal  ini  bertujuan   untuk  mengetahui  tentang  keseimbangan   energi  pada  ketel  uap tersebut.  Setelah  dilakukan perhitungan  maka di  dapatkan  bahwa jumlah  energi yang disuplai  (Q)   yaitu sebesar 39884157,52 watt, panas reaktan  (H) sebesar 13,67 watt, jumlah  energi yang digunakan  untuk  merubah  air  menjadi  uap  (Qa)  yaitu sebanyak&#13;
25925000 watt, jumlah energi yang hilang pada peralatan - perlatan yang terdapat pada&#13;
dapur ketel (Qo) sebanyak  10789483,32 watt dan jumlah energi yang hilang bersamaan dengan gas  asap  (Qa«) sebanyak 3169687,87  watt.  Nilai  efisiensi pada  ketel tersebut sebesar 65,3 %.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Ketel uap, dapur, perpindahan panas, efisiensi.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120324</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:22:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:22:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>