<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120322">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN MODEL NUMERIK PADA BANGUNAN PELIMPAH SAMPING (STUDI KASUS BENDUNGAN KRUENG KLUET)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Davikia Nastyakshan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelimpah (spillway) adalah salah satu bangunan pelengkap dari bendungan yang berfungsi untuk mengalir debit banjir. Pengaliran debit yang melimpah pada pelimpah dapat menimbulkan bahaya hidraulika berupa: aliran getar, dan aliran silang (crossflow). Salah satu metode untuk menganalisis keadaan melihat dan pemecahan masalah tersebut adalah komputasi fluida dinamis (Computational Fluid Dynamics (CFD)). Komputasi fluida dinamis dilakukan untuk memprediksi visualisasi dan karakteristik aliran berupa kecepatan dan tekanan aliran menggunakan perangkat komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik aliran yang terjadi pada pelimpah Bendungan Krueng Kluet Aceh Selatan dengan model numerik berbasis CFD, mengetahui aliran getar dan crossflow pada saluran transisi dan juga saluran peluncur. Parameter yang digunakan dalam penelitian adalah profil aliran, kecepatan aliran dan tinggi muka air. Metode analisis aliran getar dilaksanakan berdasarkan Kriteria Perencanaan Irigasi KP – 04. Penelitian dapat memberikan parameter terkait keamanan Bendungan Krueng Kluet serta memberikan pemahaman tentang karakteristik aliran yang terjadi berdasarkan model numerik berbasis CFD. Nilai kecepatan pada semua debit terbilang stabil walaupun pada debit Q50 dan Q100 terdapat vortex pada koordinat X 0 hingga 40 bangunan saluran samping. Hasil yang diperoleh terjadi crossflow pada semua debit, namun pada debit Q1000 aliran crossflow tidak terlalu terlihat. Pada model numerik, tidak terjadi aliran getar pada bangunan saluran samping hingga saluran peluncur.&#13;
&#13;
Kata Kunci: computational fluid dynamics, pelimpah samping, vortex, aliran getar, crossflow.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120322</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:13:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:39:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>