<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120321">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN AGREGAT RINGAN TERHADAP  KUAT GESER BETON RINGAN BUSA SG = 1,4 DENGAN METODE PENGUJIAN PUSH-OFF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rosalina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan  untuk mengetahui  pengaruh penambatan agregat  ringan  terhadap  kuat geser  beton  ringan  busa dengan  metode push-off. Dalam  penelitian   ini  ditambahkan  beberapa  jenis agregat  ringan  seperti  pasir pozolan    alami,    bongkahan    cangkang    sawit,   dan   batu   apung.    Persentase penambahan   agregat  ringan  tersebut  adalah  sebanyak   10%  dari  volume  total beton. Agregat yang digunakan lolos saringan 4,76 mm, mutu beton yang diteliti yaitu   pada  SG  sebesar   1,4.   Benda   uji   yang   digunakan   untuk  uji  push-off berbentuk  z  berukuran   10 cm  x  20 cm  x  40 cm  sebanyak   15  buah.  Untuk pengujian mekanis disiapkan beberapa benda uji. Pada pengujian kuat tarik belah digunakan silinder berukuran diameter  15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak  15 buah, dan pada pengujian kuat tekan digunakan kubus berukuran  10 cm x 10 cm x  10 cm sebanyak  6 buah  dan silinder  berukuran diameter  15  cm dan tinggi  30 cm sebanyak    9   buah.    Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   dengan   adanya penambahan  agregat  pada  beton  ringan  busa  dapat  meningkatkan kuat  geser. Perbandingan  persentase kuat geser terhadap kuat tekan beton ringan busa normal adalah   17,28%  sedangkan  untuk  beton  ringan  busa  beragregat,   perbandingan persentase   kuat   geser   terhadap   kuat   tekan   berk:isar  antara   11 %   -  14%. Penambahan  agregat batu apung memberikan  konstribusi  kuat geser yang  paling besar  bila  dibandingkan  dengan jenis agregat  ringan  yang  lain  yaitu  sebesar&#13;
13,88%.  Beton  ringan  busa  yang  paling  besar  kapasitas  deformasinya  adalah betoo  ringan  busa  dengan  penambahan  agregat  batu apung,  selanjutnya betoo ringan  busa  deogan  peoambahao  pasir pozolan  alami,  penambahan  bongkahan cangkang  sawit,  dan yang  paling  getas adalah  beton  ringan busa normal.  Hasil penelitian geser ini jika digunakan dalam persamaan untuk menghitung kuat geser betoo (Ve), pada perhitungan kuat geser beton bertulang besamya  adalah berkisar&#13;
vc=0,08 &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGGREGATES (MATERIALS) - MATERIALS SCIENCE</topic>
 </subject>
 <classification>620.191</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120321</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 16:08:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-12 11:24:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>