Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALLSLS DAN PERENCANAAN KOORDINASL SLNYAL ANTAR SIMPANG (STUDI KASUS SIMPANG JAMBO TAPE DAN SIMPANG LIMA,RNPADA LENGAN JALAN TGK. H. M. DAUD BEUREUEH BANDA ACEH)
Pengarang
Elidawati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0604101010058
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Simpang Jambo Tape dan Simpang Lima di Kota Banda Aceh merupakan simpang yang diatur oleh lampu lalu lintas yang berada pada satu ruas Jalan Tgk. H. M. Daud Beureueh dengan jarak antar simpang 798 meter. Berdasarkan jarak ini, kedua simpang telah memenuhi syarat koordinasi yaitu jarak antar simpang kurang dari 800 meter dan dapat dikoordinasikan dalam pengaturan sinyal lampu lalu lintas sehingga pengendara dapat melalui simpang tanpa terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi koordinasi sinyal dari arah Simpang Jambo Tape menuju Simpang Lima di Jalan Tgk. H. M. Daud Beureueh dibatasi hanya jalur kanan dan tengah merencanakan koordinasi yang tapat untuk mengurangi tundaan serta menganalisa perbedaan kondisi amtara sebelum dan sesudah dikoordinasi. Perhitungan data dari pengamatan di lapangan diolah dengan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Pengamatan dilakukan pada Hari Senin,18 April 2011. Hasil perhitungan berupa waktu siklus eksisting untuk Simpang Jambo Tape sebesar Ill detik, untuk Simpang Lima sebesar 120 detik. volume total Simpang Jambo Tape pada jam puncak pagi sebesar 3667 smp/jam, jam puncak siang sebesar 3389 smp/jam, jam puncat sore sebesar 3211 smp/jam, kapasitas dan kineria Simpang Jambo Tape kondisi eksisting pada lengan Jalan Tgk. H. M. Daud Beureueh pada jam 07.00 - 09.00 WIB didapatkan kapasitas 1190 smp/jam, derajat kejenuhan I,156, panjang antrian 144 m, dan tundaan lalu lintas 339 detik. Setelali dilakukan koordinasi sinyal kedua simpang didapatkan waktu siklus perencanaan untuk Simpang Jambo Tape sebesar 120 detik, kapasitas dan kinerja Simpang Jambo Tape setelah perencanaan pada lengan Jalan Tgk. H. M. Daud Beureueh pada jam 07.00-08.00 WIB didapatkan kapasitas 1468 smp/jam, derajat kejenuhan 0,938, panjang antrian 144 meter, dan tundaan lalu lintas 58,2 detik. Didapatkan pula bandwidth sebesar 27 detik dimana platoon berangkat dari suatu simpang menuju simpang berikutnya melaju terus tanpa hambatan sepanjang jalan yang lampu pengatur lalu lintasnya terkoordinasi sehingga dapat mengurangi tundaan dan waktu tempuh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL SIMPANG JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH (Teuku Maulana Ansari, 2014)
STUDI KOMPERATIF SIMPANG BERSINYAL (EKSISTING-PERIHITUNGAN ULANG) STUDI KASUS SIMPANG JAMBO TAPE (Riza Aqli Z, 2024)
PERANCANGAN KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG PADA RUAS JALAN TGK. H. MOHD. DAUD BEUREUEH (WAHYU ARIS MUNANDAR, 2022)
PENERAPAN GRAF KOMPATIBEL PADA PENENTUAN WAKTU SIKLUS DAN FASE EKSISTING SIMPANG JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH (Muhammad Fitrahadi Akbar, 2014)
MANAGEMEN LALU LINTAS SIMPANG BERLENGAN LEBIH DARI EMPAT KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS: SIMPANG TUJUH ULEE KARENG) (REZQI MALIA, 2019)