PENGARUH PEMBANGUNAN JEMBATAN PENGHUBUNG TP. NYAK MAKAM - MEUNASAH MANYANG TERHADAP WAKTU SIKLUS PADA SIMPANG SURABAYA MANYANG TERHADAP WAKTU SIKLUS PADA SIMPANG SURABAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBANGUNAN JEMBATAN PENGHUBUNG TP. NYAK MAKAM - MEUNASAH MANYANG TERHADAP WAKTU SIKLUS PADA SIMPANG SURABAYA MANYANG TERHADAP WAKTU SIKLUS PADA SIMPANG SURABAYA


Pengarang

Shaleha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804101010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simpang Surabaya merupakan simpang bersinyal yang sangat padat yang menghubungkan ruas Jalan T. lmeum Lueng Bata - T. Hasan Dek - T. Chik Ditiro -Dr. Mohd. Hasan. Simpang Surabaya juga merupakan simpul yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan di Kota Banda Aceh salah satunya Ulee Kareng. Tahun 2008
Pemerintah Provinsi Aceh mengambil kebijakan pembangunan jalan tembus baru yakni Terusan Jalan Panglima Nyak Makam menuju Desa Meunasah Manyang. Oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaturan lampu lalu lintas pada Simpang Surabaya sebelum dan setelah pembangunan Jembatan Penghubung TP. Nyak Makam - Meunasah Manyang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kamera video, kemudian diolah menggunakan metode HCM 2000 dan hasil yang didapat dalam bentuk tabel dan grafik. Dari tabel dan grafik tersebut dapat diketahui arus lalu lintas, komposisi lalu lintas, serta waktu puncak yang terjadi pada persimpangan tersebut. Hasil perhitungan jam puncak dengan arus tertinggi yang diperoleh sebelum pembangunan jembatan adalah 4877 smp/jam. Waktu siklus 140 detik, tundaan simpang 271,038 det/smp, dan tingkat pelayanan simpang F. Apabila diprediksi arus lalu lintas tahun 2012 jika belum dibangun jembatan dengan pertwnbuhan lalu lintas pertahun 7%, maka diperoleh arus lalu lintas sebesar 5975 smp/jam, waktu siklus 145 detik, tundaan simpang 422,943 det/smp. dan tingkat pelayanan simpang F. Hasil perhitungan kondisi eksisting diperoleh arus lalu lintas sebesar 4703 smp/jam. Waktu siklus 137 detik, tundaan simpang 77,006 det/smp, dan tingkat pelayanan simpang E. Setelah dilakukan perencanaan ulang waktu siklus kondisi simpang menjadi lebih baik ditandai dengan waktu siklus 120 detik, tundaan simpang 69,145 det/smp, dan tingkat pelayanan simpang E. Dari perbandingan waktu siklus, pembangunan jembatan tersebut berpengaruh terhadap waktu siklus pada Simpang Surabaya, ditandai dengan berkurangnya arus lalu lintas sebesar 1272 smp/jam.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK