<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120291">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SELF-CONTROL TERHADAP FEAR OF MISSING OUT PADA PENGGUNA TIKTOK USIA 16-18 TAHUN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL FAZRIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Self-control merupakan kemampuan dalam mengelola tindakan untuk memandu seorang individu mampu menekan atau mendorong sebuah perilaku tertentu. Fear of missing out adalah ketakutan dan kekhawatiran yang timbul akibat tidak dapat terhubung dengan peristiwa yang dilakukan oleh orang lain dan takut akan merasakan ketertinggalan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran self-control pada pengguna tiktok usia 16-18 tahun, mengetahui gambaran fear of missing out pada pengguna tiktok usia 16-18 tahun, dan mengetahui pengaruh self-control terhadap fear of missing out pada pengguan tiktok usia 16-18 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian diambil dari siswa SMAN Modal Bangsa dan SMKN Al-Mubarkeya dengan jumlah sampel 160 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 skala psikologi yaitu skala self-control dan skala fear of missing out dengan jenis skala likert. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi liner sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-control yang dimiliki siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 40%, maknanya hampir separuh siswa memiliki self-control yang baik dengan aspek tertinggi dipengaruhi oleh kontrol perilaku pada indikator kemampuan mengatur pelaksanaan sebesar 38,1%. Kemudian pada tingkat fear of missing out yang dimiliki siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 43%, maknanya hampir separuh siswa mengalami fenomena fear of missing out dengan aspek tertinggi dipengaruhi oleh kekhawatiran pada indikator khawatir kehilangan berhubungan dengan orang lain sebesar 57,5%. Penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh yang negatif dan signifikan dari variabel self-control terhadap fear of missing out adalah sebesar 26%, besaran pengaruh tersebut termasuk rendah sehingga terdapat variabel lain yang akan mempengaruhi lebih besar yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam peningkatan layanan bimbingan dan konseling dalam mengurangi fear of missing out pada siswa pengguna tiktok.&#13;
Kata Kunci: Self-control, Fear of Missing Out, Pengguna TikTok&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120291</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 10:57:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-07 11:05:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>