<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120247">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI BEBAN TEKAN AKSIAL TERHADAP KAPASITAS GESER PADA KOLOM BETON BERTULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FADHIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini   bertujuan untuk mengetahui  pengaruh variasi  beban tekan  aksial terhadap kapasitas geser pada kolom beton bertulang yang  dibenikan 3  tambahan tulangan sengkang ekstra Benda uji yang menjadi objek penelitian ini adalah kolom beton bertulang dengan ukuran penampang 20 em x 20 cm dan tinggi  58 cm yang dihubungkan dengan balok berukuran penampang 30 cm x 30 cm dan panjang 60 cm Jumlah benda uji  yang dibuat sebanyak 3  buah untuk 3  variasi  beban aksial yaitu; benda uji S3PI beban aksial 0,2 P%,  benda uji  S3P2 beban aksial 0,3 P, benda uji S3P3 beban aksial 0,4 P% dimana Po adalah beban tekan aksial yang mampu di pikul&#13;
oleh benda uji.  Kriteria penulangan untuk semua benda uji  sama, tulangan lentur&#13;
menggunakan besi  ulir  12D11,5  mm  dan besi polos 209,6  mm  sedangkan untuk penulangan geser  menggunakan besi  polos 5,4 mm dan 7,6 mm  Kuat tekan beton rencana adalah f_ = 200 kg/cm, dengan 8  benda  uji silinder untuk kontrol mutu beton  Pengujian  geser dilakukan dengan meletakkan benda uji  pada rangka&#13;
baja (frames), kemudian  diberi beban dalam 2 arah yaitu  aksial dan lateral.  Kedua&#13;
beban itu dihubungkan dengan baja berbentuk L dan dihubungkan pada benda uji,&#13;
beban aksial diberikan konstan sebesar 0,2 P%,  0,3 P% dan 0,4 P%  sedangkan beban lateral diberikan sedikit demi sedikit sampai benda uji mengalami kehancuran geser. Setiap tahapan beban dicatat besarya beban, regangan tulangan tarik  dan beton, regangan tulangan sengkang, lendutan serta diamati  pola retak yang  terjadi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian beban tekan aksial dapat meningkatkan kapasitas geser. Pola retak yang terjadi pada benda uji umumnya retak geser dan benda uji  mengalami kegagalan tekan geser (shear compression failure). Adanya penambahan beban tekan aksial dapat memberi pengaruh terhadap kekakuan kolom sehingga  dapat memperkecil  defleksi yang terjadi  dan memberi tambahan kekuatan terhadap kapasitas geser kolom&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120247</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 12:55:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 12:55:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>