PENGARUH PENCAMPURAN ABU JERAMI TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER PADA TANAH DESA COT SEUNONG MONTASIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENCAMPURAN ABU JERAMI TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER PADA TANAH DESA COT SEUNONG MONTASIK


Pengarang

Cut Vina Novridha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101020029

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu jerami terhadap parameter kuat geser tanah yang be:rasal dari Desa Cot Seunong Kecamatan Montasik Kabupaten Aceb Besar. Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah lempung dengan simbol kelompok A-7-6 (57). Menurut USC$ termasuk golongan tanah lempung dengan simbol CH (Clay High Plasticity) dengan indeks plastis 58,71% Jerami berasal dari Desa Cot Seunong Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Penambahan abu jerami dilakukan dengan. variasi persentase
5%, 10%, dan 15% dari berat kering tanah. Pengujian direct shear dilakukan dengan.
menggunakan alat Direct Shear Test (Uji Geser Langsung). Benda uji untuk direct shear dibuat pada kondisi kadar air optimum (OMC) yang didapat pada pengujian pemadatan. Jumlah benda uji 30 sampel terdiri dari 90 subsampel. Hasil penelitian
memperlihatkan bahwa nilai sudut geser () tertinggi dicapai pada tanah tanpa campuran yaitu sebesar 3 3 ,21 ° tanpa masa tunggu. Sedangkan nilai sudut geser ( (>) terendah pada tanah dengan campuran abu jerami 15% dengan masa tunggu 4 hari yaitu sebesar 22,43. Penurunan nilai sudut geser () disebabkan karena pengaruh campuran abu jerami selama masa tunggu yang membuat gumpalan tanah semakin
lemah. Nilai kohesi (c) tertinggi dicapai pada tanah tanpa campuran yaitu sebesar
0,43 kg/cm tanpa masa tunggu. Sedangkan nilai kohesi (c) terendah pada tanah
dengan campuran abu jerami 15% dengan masa tunggu 4 hari yaitu sebesar 0,34 kg/em. Nilai daya dukung tanah (P) juga mengalami penurunan, nilai tertinggi dicapai pada tanah tanpa campuran yaitu sebesar 102,40 KN tanpa masa tunggu dan nilai terendah dicapai pada tanah dengan campuran abu jerami 15% dengan masa tunggu 4 hari yaitu sebesar 27,17 KN. Dengan demikian penambahan abu jerami tidak mempengaruhi secara nyata nilai parameter kuat geser tanah (¢ dan c ), hal ini juga didukung dengan perhitungan analisa varian. Berdasarkan basil perhitungan menunjukkan bahwa abu jerami tidak dapat dijadikan sebagai bahan stabilisasi untuk tanah Desa Cot Scunong Kecamatan Montasik Kabupatcn Aceh Besar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK