<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120220">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA KUALITAS LUBANG HASIL PROSES DRILLING BAHAN KOMPOSIT POLIESTER DENGAN PENGUAT SERAT RAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irfandy Asri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Material komposit telah menjadi material yang banyak digunakan, karena memiliki kekuatan yang dapat diatur dengan berat yang lebih ringan. Untuk membuat produk tertentu terkadang bahan tersebut tidak dapat langsung digunakan karena memiliki proses yang lain seperti pembuatan lubang, slot, pemotongan atau proses Finishing yang pengerjaannya harus dilakukan dengan proses pemesinan. Seiring dengan perkembangan teknologi, serat alam menjadi opsi sebagai penguat komposit menggantikan serat sintesis karena serat alam lebih murah dan juga mudah untuk didapatkan. Serat rami juga menjadi alternative serat alam yang sangat baik dibandingkan dengan serat alam lainnya contohnya seperti kekuatan tarik, daya serap terhadap air, tahan terhadap kelembapan dan bakteri, dan juga tahan terhadap panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi dari jumlah lapisan penguat dan parameter pemesinan pada hasil drilling komposit. Proses pembuatan komposit ini menggunakan metode hand lay up. Bahan dasar matriks komposit ini menggunakan resin poliester. Hasil pencetakan komposit yang dihasilkan berukuran dengan panjang 170mm x lebar 90mm dengan ketebalan 4mm. Proses penggurdian dilakukan pada komposit dengan variasi penguat 1 lapisan, 2 lapisan dan 3 lapisan. Untuk proses permesinan ini menggunakan mata pahat HSS dengan diameter gurdi 8 mm. Kecepatan spindle yang digunakan 950, 1250 dan 1500 Rpm pada variasi feedrate 0,05, 0,1 dan 0,2 mm/rev. Studi ini dimulai dengan evaluasi pengaruh parameter pemotongan pada proses drilling. Berdasarkan pengujian ini diperoleh informasi bahwa parameter kecepatan potong dan pemakanan mempengaruhi kualitas dari hasil pemotongan. Pada putaran spindle 950 rpm, 1250 rpm dan 1500 rpm mempengaruhi kualitas hasil pemotongan, dimana semakin tinggi putaran spindle maka kualitas permukaan lubang yang dihasilkan semakin buruk. Rata-rata kerusakan tertinggi didapatkan saat proses drilling pada komposit dengan penguat 3 lapisan serat rami, sedangkan nilai rata-rata kerusakan terendah didapatkan pada 1 lapisan komposit berpenguat serat rami.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Proses drilling, Komposit, Serat Rami, &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120220</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 10:31:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 10:43:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>