<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120217">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BIAYA POKOK PENYULINGAN MINYAK NILAM (PATCHOULI OIL) SKALA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN BAKONGAN DAN BAKONGAN TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Yakri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak  nilam  merupakan  salah satu jenis minyak  atsiri yang  digunakan dalam  industri  parfum,  sabun clan  kosmetik  disamping itu juga dapat  digunakan sebagai  bahan pembuatan  pestisida  nabati. Pola perdagangan minyak  nilam tidak terkena  kuota  ekspor  dan  sampai  saat  ini belum  ditemukan bahan sintesis  atau bahan pengganti  yang dapat menyamai  manfaat  minyak nilam ini. Dalam hal ini, Kecamatan  Bakongan  dan Bakongan  Timur  merupakan  penghasil  minyak  nilam terbesar di Aceh Selatan. Akan tetapi sistem penyulingannya masih menggunakan cara yang sederhana  dengan  menggunakan drum. Sehingga  mempengaruhi hasil minyak yang disuling. Maka dari itu dibutuhkan  data biaya pokok penyulingan di usaha yang ada di Bakongan Timur. Agar kedepan usaha penyulingan nilam mendapatkan hasil yang lebih baik.&#13;
Dalam  penelitian  ini, yang  di  analisa  adalah  biaya  pokok  penyulingan nilam yang meliputi  :  biaya tetap dan biaya tidak tetap. Biaya tetap meliputi: biaya penyusutan  clan  biaya bunga modal.  Sedangkan biaya  tidak tetap  meliputi  biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya tenaga kerja, dan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pascapanen dan pengolahan   serta untuk mengetahui  biaya  pokok  penyulingan  nilam  di  industri  -  industri  kecil  dengan peraJatan destilasi di Kecamatan Bakongan dan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan.   Parameter   yang   diambil   pada   penelitian   ini   adalah   petani   nilam, penyuling nilam, dan unit industri dagang yang ada lokasi penelitian.&#13;
Dari  hasil  penelitian   diperoleh   bahwa  UD  Yusuf menghasilkan   biaya tetapnya    sebesar   Rp.7.100.000/tahun,   biaya   tidak   tetapnya    Rp.76.254/jam. Dimana  proses  penyulingannya terbuat  dari  stainless steel yang  menghasilkan warna  minyak yang  lebih jernih  dibandingkan dengan  menggunakan  plat  besi, alumunium  maupun drum. Biaya tetapnya  adalah Rp.7.100.000/tahun, biaya tidak tetapnya  Rp.76.254/jam. Sedangkan UD Yahwa dan UD Yusma merupakan  usaha penyulingan  yang  paling  kecil  dimana  biaya  tetapnya  Rp.3.600.000/tahun  dan biaya  tidak  tetapnya  Rp.63.142/jam. Dari  hasil  penelitian juga diperoleh  bahwa UD Muna merupakan  usaha penyulingan  yang paling sedikit mengeluarkan  biaya pokok penyulingan nya yaitu Rp.7.689/jam, sedangkan  biaya pokok penyulingan terbesar terdapat pada UD Madiah Rp.14.920/jam.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120217</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 10:25:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 10:25:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>