Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERUBAHAN TINGKAT PELAYANAN JALAN T. ISKANDAR BANDA ACEH AKIBAT BENCANA ALAM GEMPA DAN GELOMBANG TSUNAMI 26 DESEMBER 2004
Pengarang
Wani Rahmah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0041110949
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tugas Akhir ini berjudul Perubahan Tingkat Pelayanan Jalan T. Iskandar Banda Aceh Akibat Bencana Alam Gempa dan Gelombang Tsunami 26 Desember 2004. Penelitian ini dipusatkan pada permasalahan dari dampak Bencana Tsunami yang mengakibatkan pergeseran sub-sub kegiatan perekonomian dan para penduduk bermukim ke daerah yang lebih aman, salah satunya pada jalan T. Iskandar, sehingga menyebabkan tingginya volume lalu lintas yang melewati jalan tersebut Jalan T. Iskandar sebelum dan sesudah Tsunami mengalami pelebaran menjadi
2 x 5,00 m. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pelayanan yang terjadi pada jalan tersebut. Pengambilan data dilakukan pada 3 pos pengamatan, pencatatan volume dilakukan pada minggu 1 mulai pukul 07.00-19.00 wib selama
4 hari. Data volume diplot ke dalam grafik fluktuasi, sehingga di.ketahui kapan terjadinya jam puncak. Setelah jam puncak diketahui, minggu II diambil data
kecepatan, headway dan baris aliran. Berdasarkan marka jalan yang ada maka jalan tersebut merupakan jalan 2 lajur 2arah, tapi berdasarkan lebar jalan dapat dioperasikan dengan jalan 3 lajur 2 arah, jumlah baris aliran yang terjadi lebih
banyak beroperasi sebagai jalan 2 lajur 2 arah. Volume lalu lintas rata-rata pada
jam puncak adalah 1253 smp/jam/ 2 arah. Dari grafik tingkat pelayanan, jalan 2 lajur 2 arah diperoleh tingkat pelayanan B tetapi dari nilai V/C 0,68 dan kecepatan 41,64 km/jam sudah mendekati tingkat pelayanan C, hal ini perlu dilakukan pengawasan sebelum mencapai tingkat pelayanan C, dengan cara memperjelas marka jalan menjadi jalan 3 lajur 2 arah. Pada evaluasi jalan 3 Jajur 2 arah yang menyebabkan tingkat peJayanan B adalah kecepatan yang rendah yaitu 41,64 km/jam (26,49 mph) padahal volume tidak terlalu tinggi, kecepatan rendah berkaitan dengan pengaruh marka yang menjadikan jalan 2 lajur 2 arah maka kendaraan cenderung mengikuti lajur-lajur yang diatur oleh marka dan berjalan pada tengah-tengah lajur, sehingga hanya 2 baris aliran yang bisa dilayani. Akibatnya kendaraan yang cepat relatif sukar mendahului kendaraan lambat yang ada di depannya dan kecepatan relatif kecil, bila sistem 3 lajur 2 arah yang ditunjukkan oleh marka yang jelas, maka kecepatan bisa lebih tinggi dari kecepatan 2 lajur 2arah, tingkat pelayanan bisa menjadi A.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERANCANGAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI MENGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN PEUKAN BADA) ACEH BESAR (Rukkaan Sujjada, 2018)
REKONSTRUKSI INFRASTRUKTUR KOTA SINABANG PASCA TSUNAMI, 2005-2009 (Raflis, 2022)
PENGEMBANGAN RANCANGAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) GEMPA BUMI DI RUMAH SAKIT TINGKAT II ISKANDAR MUDA BANDA ACEH (RASBAINY HASIBUAN, 2018)
SIMULASI NUMERIK PENGARUH PARAMETER PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PERUBAHAN MORFOLOGI PANTAI AKIBAT GELOMBANG TSUNAMI (STUDI KASUS : TELUK ULEE LHEUE, ACEH BESAR) (Asrita Meutia, 2016)
IDENTIFIKASI PROGRAM PEMBERDAYAAN PERTANIAN PASCA TSUNAMI DI KEMUKIMAN COT JEUMPA KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR (Maya Sari, 2024)