<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120203">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SPASIAL POTENSI BAHAYA ALIRAN LAHAR LETUSAN GUNUNG API SEULAWAH AGAM, ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masyithah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Studi Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gunung Api Seulawah Agam merupakan salah satu gunung api strato vulkanik aktif yang ada di pulau Sumatera. Gunung api ini pernah beberapa kali menampakkan aktivitasnya, yang mana aktivitas vulkanik tersebut tidak terlalu besar. Bahaya letusan gunung api dapat berupa bahaya primer dan bahaya sekunder, dengan tingkat potensi bahaya yang beragam. Kawasan Rawan Bencana (KRB I) dengan indeks bahaya rendah, (KRB II) indeks bahaya sedang, dan (KRB III) indeks bahaya tinggi. Salah satu bahaya sekunder yang ditimbulkan pasca letusan gunung api yaitu aliran lahar. Bahaya aliran lahar tidak dapat diremehkan karena dampak yang ditimbulkan juga sama besar dengan bencana primer apabila tidak dilakukan upaya penanggulangan dengan baik. Untuk memperkirakan potensi bahaya aliran lahar dilakukan simulasi dengan pemodelan LAHARZ berbasis SIG. Penggunaan data DEM yaitu DEMNAS menjadi input data spasial penting dalam analisis parameter topografi untuk simulasi aliran lahar. Simulasi ini menggunakan beberapa skenario sebagai estimasi volume aliran lahar. Simulasi ini memberikan gambaran dalam memahami arah pergerakan lahar dengan berbagai skenario volume yang berbeda. Skenario 1 (1 x 105 m3) memiliki luas landaan (554.36 ha) dengan jangkauan (3 – 5 km), skenario 2 (1 x 106 m3) memiliki luas landaan (2274.03 ha) dengan jarak (6 – 13 km) dan skenario 3 (5 x 106 m3) luas landaan (5848.31 ha) dengan jarak bisa mencapai (13 – 17 km). Dari simulasi bahaya aliran lahar ini dapat memberikan gambaran probabilitas fenomena bahaya letusan Gunung Api Seulawah Agam yang berpotensi terjadi di masa depan dan dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan mitigasi letusan gunung api.&#13;
Kata Kunci: Bahaya Aliran Lahar, Gunung Api Seulawah Agam, Simulasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>VOLCANOES - DISASTER SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.349 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 08:14:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 15:07:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>