<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120200">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KUALITAS HABITAT KEPITING BAKAU (SCYLLA SP.) DI EKOSISTEM MANGROVE GAMPONG LADANG TUHA II KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rauhul Muhfizh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas habitat merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberadaan kepiting bakau, namun masih kurang data ilmiah tentang kualitas habitat kepiting bakau di Ekositem Mangrove Gampong Ladang Tuha II, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas habitat kepiting bakau (Scylla sp.) di Ekosistem Mangrove Gampong Ladang Tuha II, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan parameter faktor abiotik berupa kondisi fisik lingkungan dan faktor biotik berupa ketersediaan flora dan fauna sebagai pendukung kehidupan kepiting bakau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksploratif. Pengambilan data dilakukan dengan cara ditentukan tiga stasiun berdasarkan jarak dari bibir pantai dan perbedaan kondisi lingkungan, dalam setiap stasiun terdapat dua plot seluas 10m2 setiap plot, penentuan titik plot dilakukan secara purposive sampling. Hasil pengamatan dicatat dan didokumentasikan serta dianalisis dengan metode kuantitatif menggunakan rumus indeks kualitas habitat (IKH). Hasil analisis nilai indeks kualitas habitat kepiting bakau pada stasiun 1=32, stasiun 2=36, dan stasiun 3=44. Kualitas habitat pada stasiun 1 dan 2 termasuk dalam kategori buruk, sedangkan pada kualitas habitat pada stasiun 3 termasuk dalam kategori sedang bagi kehidupan dan perkembangbiakan kepiting bakau. &#13;
Kata Kunci: ekosistem mangrove, kepiting bakau, kualitas habita</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CRABS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MANGROVE SWAMPS</topic>
 </subject>
 <classification>595.386</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120200</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-05 19:19:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-10 09:34:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>