APLIKASI MODEL HIDROLOGI JAMS UNTUK PREDIKSI BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG KEUREUTO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

APLIKASI MODEL HIDROLOGI JAMS UNTUK PREDIKSI BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG KEUREUTO


Pengarang

T. Rykard Yudha Pratama - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Eldina Fatimah - 196408281989032002 - Dosen Pembimbing I
Saumi Syahreza - 197609172005011002 - Dosen Pembimbing II
Faisal - 197012201998021001 - Penguji
Azmeri - 197308201998032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2109200140004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.349 36

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Perubahan tata guna lahan di daerah aliran sungai Krueng Keureuto sangat signifikan, sehingga menimbulkan banjir yang intensitas dan cakupan genangannya terindikasi meningkat dari tahun ke tahun. Kajian banjir secara analitis di Daerah Aliran Sungai Krueng Keureuto sudah cukup intens dilakukan. Informasi bagaimana perubahan genangan banjir yang telah dan akan terjadi sayangnya belum terpetakan secara jelas. Selain itu, parameter yang ditinjau seperti debit banjir umumnya menggunakan rumus-rumus empiris tanpa mengkaitkan dengan faktor iklim dan data kejadian banjir. Padahal faktor perubahan iklim selain tata guna lahan berperan sekali dalam menganalisis karakteristik banjir. Untuk mendapatkan informasi yang komprehensif bagaimana karakteristik banjir di Daerah Aliran Sungai Krueng Keureuto dibutuhkan tools yang dapat membaca semua informasi kondisi Daerah Aliran Sungai Krueng Keureuto. Penelitian ini akan menggunakan aplikasi JAMS untuk menganalisis limpasan genangan yang telah dan akan terjadi di Daerah Aliran Sungai Krueng Keureuto. Metode penelitian yang digunakan dengan pengumpulan data klimatologi periode tahun 2009-2020, peta tataguna lahan, peta jenis tanah dan peta geologi. Kemudian parameter tersebut diolah menggunakan HRU-Web untuk mendapatkan HRU (Hydrologic Response Units) sebagai entitas pemodelan untuk J2000. selanjutnya hasil analisis HRU dan semua parameter diinput kedalam model JAMS, sehingga mendapatkan hasil simulasi yang disajikan berupa limpasan permukaan banjir di daerah aliran Sungai krueng keureuto. Penelitian ini menunjukkan variasi volume banjir di Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah. Beberapa kecamatan, seperti Meurah Mulia, tidak adanya kejadian banjir, Kecamatan Pirak Timu memiliki volume banjir rendah (0-0.00203 km³), sedangkan Lapang memiliki rentang yang lebih tinggi (0.029667-0.838409 km³). Pada Kecamatan Bandar dan Permata yang terletak dikabupaten tidak terdampak banjir.

Kata Kunci: Banjir, Jena Adaptable Modelling System (JAMS), DAS Krueng Keureuto

ABSTRACT The change in land use in the Krueng Keureuto river basin has significantly contributed to increased flood intensity and coverage over the years. Analytical flood studies have been conducted in the Krueng Keureuto river basin, but a clear mapping of flood inundation changes has not been achieved. Moreover, parameters such as flood discharge are often determined using empirical formulas without considering the impact of climate factors and flood event data. Climate change, in addition to land use changes, plays a crucial role in analyzing flood characteristics. To obtain comprehensive information on flood characteristics in the Krueng Keureuto river basin, a tool capable of assimilating all relevant information is needed. This research will utilize the JAMS application to analyze flood inundation in the Krueng Keureuto river basin. The research methodology involves collecting climatological data from 2009 to 2020, land use maps, soil type maps, and geological maps. These parameters will be processed using HRU-Web to derive Hydrologic Response Units (HRUs) as modeling entities for J2000. Subsequently, the analysis results of HRUs and all parameters will be input into the JAMS model to simulate surface runoff flooding in the Krueng Keureuto river basin. The study reveals variations in flood volumes in North Aceh and Bener Meriah Regencies. Some districts, such as Meurah Mulia, experience no flood incidents, while Pirak Timu district has low flood volumes (0-0.00203 km³), and Lapang district exhibits a higher range (0.029667-0.838409 km³). This research contributes to understanding and managing flood risks in the Krueng Keureuto river basin by integrating climate and land use factors in flood analysis. Keywords: Flood, Jena Adaptable Modelling System (JAMS), Watershed of Krueng Keureuto.

Citation



    SERVICES DESK