<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120168">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEDUDUKAN DAN PERAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA KONSUMEN DI KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Aqsal Fauza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
MUHAMMAD AQSAL FAUZA ANALISIS KEDUDUKAN DAN PERAN BADAN &#13;
 &#13;
2023 &#13;
PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN &#13;
 &#13;
 &#13;
DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA &#13;
 &#13;
 &#13;
KONSUMEN DI KABUPATEN ACEH UTARA &#13;
 &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
 &#13;
(vii, 90), pp, tabl, bibl. &#13;
&#13;
 &#13;
 &#13;
Dr. Sri Walny Rahayu, S.H., M.Hum. &#13;
Pasal 52 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen &#13;
(UUPK) mengatur tugas dan wewenang Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)&#13;
adalah menyelesaikan sengketa konsumen di luar pengadilan melalui mediasi atau konsiliasi&#13;
atau arbitrase. BPSK diharapkan dapat mengatasi sengketa konsumen di Kabupaten Aceh&#13;
Utara secara mudah, cepat, dan murah. Namun realitanya peran tersebut belum maksimal&#13;
karena terkendala dari segi anggaran, fasilitas, sumber daya manusia, dan regulasi yang&#13;
menyebabkan belum efektifnya peran BPSK di Kabupaten Aceh Utara.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan pelaksanaan tugas dan&#13;
kewenangan BPSK dalam menyelesaikan sengketa di Kabupaten Aceh Utara, menjelaskan&#13;
mekanisme penyelesaian sengketa yang dijalankan oleh BPSK Kabupaten Aceh Utara, serta&#13;
menjelaskan hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh BPSK Kabupaten Aceh Utara&#13;
dalam melaksanakan perannya.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis empiris yaitu&#13;
penelitian hukum yang menggunakan fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui wawancara&#13;
semi terstruktur maupun observasi. Metode pengambilan sampel menggunakan metode&#13;
purposive sampling yang diperkirakan mewakili seluruh populasi. Cara analisis data&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif yang menganalisis data secara induktif dan&#13;
menghasilkan data deskriptif.&#13;
Hasil penelitian menyimpulkan pelaksanaan tugas dan kewenangan BPSK di&#13;
Kabupaten Aceh Utara belum maksimal karena peran BPSK Kabupaten Aceh Utara&#13;
cenderung pasif dan keberadaannya kurang diketahui oleh masyarakat. Mekanisme&#13;
penyelesaian sengketa di BPSK Kabupaten Aceh Utara terdiri atas tahap pengajuan&#13;
permohonan dan persidangan secara mediasi atau konsiliasi atau arbitrase dengan batas&#13;
waktu maksimal 21 hari. Hambatan yang dihadapi oleh BPSK Kabupaten Aceh Utara&#13;
meliputi faktor regulasi yang memiliki kelemahan, sumber daya manusia yang terbatas,&#13;
anggaran yang belum mencukupi, fasilitas yang belum memadai, dan kesadaran masyarakat&#13;
masih minim. Tantangan yang dihadapi oleh BPSK Kabupaten Aceh Utara adalah kesiapan&#13;
dalam menghadapi wacana penerapan Online Dispute Resolution (ODR) pada tahun 2024.&#13;
Disarankan kepada BPSK Kabupaten Aceh Utara untuk meningkatkan kinerja dalam&#13;
pelayanan penyelesaian sengketa dan lebih aktif menyediakan ruang konsultasi kepada&#13;
konsumen dan pelaku usaha. Disarankan kepada Dinas Perdagangan, Perindustrian,&#13;
Koperasi, dan UKM Kabupaten Aceh Utara untuk memprioritaskan penyelenggaraan&#13;
sosialisasi ke masyarakat tentang peran dan fungsi BPSK. Disarankan kepada Dinas&#13;
Perindustrian dan Perdagangan Aceh untuk lebih mendukung kemajuan BPSK Kabupaten&#13;
Aceh Utara dengan memberikan fasilitas yang memadai, anggaran yang cukup, dan&#13;
pembinaan sumber daya manusia yang lebih baik secara berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ARBITRATION - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>347.09</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120168</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 14:52:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 10:28:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>