<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120155">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA WEB SERVICE FRAMEWORK FLASK DAN FASTAPI PADA SISTEM BREACNET</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR RIDHO RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi dan informasi memberikan banyak kemudahan bagi penggunanya dalam berbagai hal. Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin banyak bahasa pemrograman, arsitektur, dan framework yang muncul sehingga menjadi tantangan baru dalam menentukan web framework yang tepat. Salah satu perkembangan penting dalam teknologi dan informasi adalah website. Dalam pengembangan sebuah website, diperlukan sebuah web service untuk komunikasi antara aplikasi atau sistem yang berbeda melalui internet. Flask dan FastAPI adalah dua web service framework yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja framework FastAPI dengan framework Flask yang sudah dibangun pada penelitian sebelumnya.Hal ini dilakukan untuk menentukan framework mana yang lebih efisien dan memiliki performa lebih baik untuk digunakan pada website BreaCNet atau website sejenisnya. Ada beberapa parameter pengujian yang dilakukan seperti Waktu Respon, RPS (Request per Second), Error Rate, dan Penggunaan Sumber Daya seperti CPU dan RAM. Pengujian dilakukan menggunakan tool Apache JMeter. Hasil pengujian kinerja menunjukkan framework FastAPI lebih unggul dibandingkan dengan framework Flask di semua beban Thread (users) 10 sampai dengan 500 Thread maupun dengan beban 2-4 RPS di Thread 500. Pada parameter response time, FastAPI hanya membutuhkan waktu 88-115ms, sementara Flask membutuhkan 439-4668ms. Pada parameter request per second kedua framework dapat menyelesaikan semua beban thread yang diberikan tetapi tingkat error rate Flask sebesar 0.25-97% sementara FastAPI yang tidak menunjukkan error atau 0%. Framework FastAPI hanya mengonsumsi CPU sebesar 22-100% dan RAM sebesar 14-18% selama pengujian di semua beban thread. Sementara Flask mengonsumsi CPU sebesar 43-94% dan RAM 29-81% di semua beban thread.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120155</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 11:40:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 15:25:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>