<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120140">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA HASIL PROSES GERINDA RATA MENGGUNAKAN BATU GERINDA BERBEDA DAN VARIASI KEDALAMAN  POTONG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iwan Sunarya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu proses pemesinan  bertujuan untuk mendapatkan suatu produk yang lebih  baik.  Salah  satu  proses  yang  digunakan  adalah  dengan  proses gerinda.  Proses  gerinda  merupakan  salah  satu proses  pemesinan  guna mendapatkan nilai kekasaran  dan kerataan permukaan  yang diinginkan. Pada   penelitian   ini  digunakan   proses   gerinda   rata   dengan   variasi&#13;
kedalaman potong  (10,50,100,150,200)  um menggunakan pendingin jenis&#13;
Emulsi,   udara   bertekanan   dan   tanpa  pendingin.   Batu  gerinda  yang&#13;
digunakan   adalah  jenis  Silicon  Carbide  (SiC)  dan  Alumunium   Oxide (Al0»)    dengan    grit    size    80.    Alat    ukur    kekasaran   permukaan menggunakan   Surfcom   408  A   TSK   ZEISS  dan   alat   ukur   kerataan permukaan  menggunakan Dial Indicator. Hasil dari penelitian  ini didapat variasi  nilai  kekasaran  dan  kerataan permukaan  pada  tiap  kedalaman potong.  Nilai  kekasaran  permukaan  tertinggi didapat  pada  pengukuran&#13;
terhadap kedalaman potong 200 m sebesar 1,597 um menggunakan batu&#13;
gerinda  Alumunium  Oxide  dan  tanpa  media pendingin.  Sedangkan  nilai&#13;
kekasaran terendah  didapat pada pengukuran  dengan  kedalaman potong&#13;
I0  m sebesar  0,592  m menggunakan  batu  gerinda   Silicon  Carbide&#13;
dengan  media pendingin Emulsi.   Variasi  kedalaman  potong, jenis  batu&#13;
gerinda  dan  media  pendinginan yang  digunakan   sangat   berpengaruh terhadap   nilai  kekasaran  dan   kerataan  permukaan   pada   pengerjaan grinding.&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Kekasaran Permukaan, Kerataan Permukaan, Kedalaman Potong.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120140</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 10:52:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 15:29:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>