Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FUNGSI PELAKSANAAN PEMERINTAH DESARN DALAM PENGEMBANGAN BADAN USAHA RNMILIK DESA SEJAHTERA BERJAYARN(STUDI KASUS: DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG)
Pengarang
Laila Ani Safrida - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Wais Alqarni - 199204262019031019 - Dosen Pembimbing I
Reza Fahlevi - 198908282021021101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1910104010019
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Berdasarkan pengamatan, bahwa pengembangan BUMDes Sejahtera Berjaya yang berada di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang disimpulkan terdapat permasalahan mengenai penyertaan modal, belum adanya pengembangan pengelolaan potensi wisata kuliner, dan belum optimalnya kerja sama antara stakeholder yaitu pemerintah, masyarakat dan pengusaha dalam pengembangan BUMDes di Desa Percut. Hal tersebut menjadi bagian terpenting untuk fungsi pelaksaan pemerintah desa percut dapat mengembangan BUMDesnya sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 bahwasannya seluruh desa yang ada di Indonesia diwajibkan untuk memiliki BUMDes guna untuk mengembangkan potensi pendapatan asli desa yang bertujuan untuk memajukan serta mensejahterakan masyarakat melalui program BUMDes dalam mendongkrak perekonomian desa. Tujuan penelitian Fungsi Pelaksanaan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan BUMDes Sejahtera Berjaya (Studi Kasus: Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang) ialah untuk mengetahui dan menjelaskan fungsi pelaksanaan Pemerintah Desa dalam pengembangan BUMDes Sejahtera Berjaya serta menjelaskan terdapat apa saja faktor pendukung dan penghambat fungsi pelaksanaan pemerintah Desa Percut. Penelitian ini menggunakan teori fungsi pelakasanaan. Metode penelitan menggunakan kualitatif dekskriptif dengan menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fungsi Pelaksanaan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan BUMDes Sejahtera Berjaya di Desa Percut belum berjalan dengan optimal, ditinjau dalam pelaksanaanya yaitu memberikan pengarahan, bimbingan, dan komunikasi. Kemudian terdapat faktor pendukung yaitu semangat para pelaksana BUMDes dan potensi sumber daya alam yang tersedia, dukungan dari pemerintah desa, dan dukungan masyarakat. Faktor penghambat yaitu kompetensi sumber daya manusia yang masih kurang dan minimnya anggaran dan partisipasi masyarakat yang masih rendah. Untuk itu diharapkan kepada pemerintah desa percut dapat memberikan pelatihan dan bimbingan baik untuk pelaksana BUMDes, pelaku usaha, dan masyarakat agar dapat mengenali potensi desa percut dan dapat meningkatkan pemberdayaan dan meningkatkan pendapatan asli desa percut.
Kata Kunci: Fungsi Pelaksanaan, Pemerintah Desa, BUMDes.
ABSTRACT Based on observations, the development of BUMDes Sejahtera Berjaya located in Percut Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, concluded that there were problems regarding capital participation, there was no development of culinary tourism potential management, and not optimal cooperation between stakeholders, namely the government, the community and entrepreneurs in the development of BUMDes in Percut Village. This is the most important part for the implementation function of the village government percut can develop its BUMDes in accordance with Law Number 6 of 2014 that all villages in Indonesia are required to have BUMDes in order to develop the village's original income potential which aims to advance and prosper the community through the BUMDes program in boosting the village economy. The purpose of the research on the Implementation Function of Village Government in the Development of BUMDes Sejahtera Berjaya (Case Study: Percut Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency) is to know and explain the function of Village Government implementation in the development of BUMDes Sejahtera Berjaya and explain what are the supporting and inhibiting factors of the implementation function of the Percut Village government. This study uses the theory of implementation function. The research method uses descriptive qualitative using data analysis techniques, namely data reduction, data presentation and conclusions. The results showed that the Village Government Implementation Function in the Development of BUMDes Sejahtera Berjaya in Percut Village has not run optimally, in terms of its implementation, namely providing direction, guidance, and communication. Then there are supporting factors, namely the enthusiasm of BUMDes implementers and the potential of available natural resources, support from the village government, and community support. Inhibiting factors are the competence of human resources that are still lacking and the lack of budget and low community participation. For this reason, it is hoped that the Percut village government can provide training and guidance both for BUMDes implementers, business actors, and the community in order to recognize the potential of Percut Village and can increase empowerment and increase the original income of Percut Village. Keywords: Implementation Function, Village Government, BUMDes.
PERNIKAHAN LINTAS ETNIS DAN PERGESERAN PROSESI ADAT PERKAWINAN DALAM MASYARAKAT MELAYU DELI DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG (Muhammad Syawali, 2017)
ANALISIS PENGELUARAN KONSUMSI KELUARGA MISKIN DI PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG (Tiur malasari siregar, 2025)
PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI BIJIH JARAK DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 30.000 TON/TAHUN (Mawaddah Warahmah, 2016)
PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI BIJIH JARAK DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 30.000 TON/TAHUN (Anggi Mentari Pasaribu, 2016)
PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI BIJIH JARAK (JATROPHA CURCAS) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 21.000 TON/TAHUN (DEDEN SISPRIATNA, 2018)