PENGARUH PENDINGIN TERHADAP KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES GERINDA RATA PADA BAJA KARBON S 45 C | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENDINGIN TERHADAP KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES GERINDA RATA PADA BAJA KARBON S 45 C


Pengarang

ILHAM SETIAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041211160

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.942

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Suatu proses pemesinan bertujuan untuk mendapatkan suatu produk yang baik. Salah satu proses yang digunakan adalah dengan proses gerinda. Proses gerinda merupakan salah satu proses pemesinan guna mendapatkan nilai kekasaran dan keraJaan pennukaan yang diinginkan. Pada penelitian ini digunakan proses gerinda rata dengan variasi kedalaman potong (a) (10,50,100,150,200) um. Batu gerinda yang digunakan adalah jenis Silikon Karbida (S, C) dengan grit size 80. Alat ukur kekasaran permukaan menggunakan Surfcom
408 A TSK ZEISS dan alat ukur kerataan permukaan menggunakan Dial Indikator. Hasil dari
penelitian ini didapat variasi nilai kekasaran dan kerataan permukaan pada tiap kedalaman potong. Nilai kekasaran permukaan tertinggi didapat pada pengukuran dengan kedalaman potong 200 um sebesar 0,781 um. Sedangkan nilai kekasaran terendah didapat pada
pengukuran dengan kedalaman potong I0 m sebesar 0,592. Dari hasil pengukuran diketahui
bahwa kualitas hasil proses gerinda sangat dipengaruhi oleh kedalaman potong. Semakin besar kedalaman potong maka semakin besar pula nilai kekasaran permukaannya.

Kata Kunci : Kekasaran, kerataan permukaan, Kedalaman potong

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK