<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120120">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA KEAUSAN PAHAT PADA PENGERJAAN BAJA KARBON SEDANG DAN BESI COR MENGGUNAKAN MESIN SKRAP RG - 200</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Junaidi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keausan  merupakan  faktor yang  menentukan   umur  pahat,  maka  pertumbuhannya  perlu  ditinjau dengan  memperhatikan  faktor  utama  atau   faktor  dominan   dari  keausan   pahat.  Selain   kondisi pemotongan,  penguasaan   dan  pemilihan   ukuran   pahat   merupakan  syarat   untuk   menghasilkan produk  dengan  ketelitian  yang tinggi.  Pahat karbida  sering  digunakan  dalam  proses  pemesinan penyekrapan  besi cor dan baja karbon  sedang,  sehingga dalam penelitian ini,pahat yang digunakan adalah  pahat  karbida  dengan  memvariasikan  waktu  pemotongan.. Untuk  nengetahui  mekanisme pertumbuhan  keausan  pahat  dilakukan   penyekrapan   terhadap  besi  cor  dan  baja S 45C.  Dengan kedalaman   potong   I,5  mm,  variasi  waktu  antara  5,  10,  15,  dan 20  menit  dan     penyekrapan dikerjakan memakai  pendingin  dan tanpa  pendingin.  Keausan tepi  (VB) pada benda  kerja besi  cor pada waktu  paling  lama sebesar  0,031mm untuk  pakai pendingin  dan  0.038mm  tanpa  pendingin, sedangkan   pada   baja  karbon   sedang   0,021 mm   untuk   pakai   pendingin   dan   0.022mm   tanpa pendingin.  Dari  hasil  pengukuran  keausan  tepi  dapat  dilihat jauh  lebih  besar keausan  yang  terjadi pada  pengerjaan  tanpa  pendingin   dibandingkan   memakai   pedingin  pada  kedua  material  benda kerja. Hasil pcngujian didapat  semakin  besar keausan  yang dialami pahat maka  kondisi pahat akan semakin  kritis, jika  pahat  tersebut   masih  tetap  digunakan  maka  pertumbuhan   keausan  semakin cepat dan ujung pahat akan rusak atau berakh ir masa pemakaiannya&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Proses Skrap, Mata Pa hat, Sudut  Potong, Waktu  Pemotongan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120120</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 09:22:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 09:22:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>