<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120098">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG TIRAM SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP CAMPURAN AC-WC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Mutia Sukma Audina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada Umumnya Tiram (Crassostrea Gigas) hanya dimanfaatkan sebagai bahan  konsumsi sehari-hari, sedangkan cangkang tiram yang tidak dimanfaatkan kembali dibuang dan menjadi limbah padat yang dapat mencemari lingkungan. Pemanfaatan limbah cangkang tiram sebagai bahan substitusi agregat halus pada campuran laston lapis aus (AC-WC) merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter Marshall dengan penggunaan cangkang tiram sebagai substitusi agregat halus dengan persentase 0%, 25%, dan 50%, serta untuk mengetahui persentase terbaik dari penggunaan cangkang tiram sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-WC. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh nilai KAO sebesar 5,62%, 6,225%, dan 6,83%. Untuk setiap KAO, dilakukan pembuatan benda uji dengan substitusi cangkang tiram, kemudian dilakukan pengujian Marshall dan pengujian durabilitas pada benda uji dengan persentase terbaik. Dari hasil penelitian diperoleh persentase terbaik cangkang tiram sebagai substitusi agregat halus yang memenuhi syarat parameter Marshall adalah persentase 50% cangkang tiram dengan kadar aspal 6,225%. Nilai parameter Marshall yang diperoleh yaitu density (2,38 t/m3), VIM (3,77%), VMA (18,23%), VFA (79,32%), Stabilitas (1216,17 kg), flow (3,87 mm), Marshall Quotient (315,18 kg/mm). Untuk nilai durabilitas diperoleh yaitu sebesar 94,76% telah memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 (2020) yaitu ≥ 90%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120098</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-01 15:44:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-02 15:53:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>