MONITORING MANAJEMEN PENYELENGGARAAN PERIZINAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGUMPULAN UANG ATAU BARANG OLEH DINAS SOSIAL ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MONITORING MANAJEMEN PENYELENGGARAAN PERIZINAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENGUMPULAN UANG ATAU BARANG OLEH DINAS SOSIAL ACEH


Pengarang

Habibur Rachman - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Saddam Rassanjani - 199011122019031017 - Dosen Pembimbing I
Reza Fahlevi - 198908282021021101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1910104010101

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Monitoring Manajemen terhadap sebuah kegiatan atau program sangatlah diperlukan, hal dikarenakan agar pihak penyelenggara dan pihak berwenang dari sebuah kegiatan atau program tersebut dapat mengawasi berjalannya kegiatan atau program tersebut. Oleh karena itu diperlukannya monitoring manajemen terhadap penyelenggaraan kegiatan pengumpulan uang atau barang oleh Dinas Sosial Aceh, dimana dalam hal ini pihak Dinas Sosial Aceh akan mengetahui bagaimana proses berjalannya sebuah kegiatan pengumpulan uang atau barang serta dapat mengawasi agar pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan aturan perundang- undangan dan tidak ada oknum atau pihak yang menyalahgunakan kegiatan sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana monitoring manajemen yang dilakukan oleh Dinas Sosial Aceh terhadap penyelenggaraan perizinan pelaksanaan kegiatan pengumpulan uang atau barang serta mengetahui dan menjelaskan hambatan atau kendala Dinas Sosial Aceh dalam melaksanakan kegiatan monitoring terhadap sebuah kegiatan pengumpulan uang atau barang ini. Penelitian ini menggunakan teori monitoring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah bahwa dalam pelaksanaan monitoring terhadap sebuah kegiatan pengumpulan uang atau barang bisa dilaksanakan oleh Dinas Sosial Aceh pada saat adanya pemohon untuk permohonan rekomendasi izin pelaksanaan kegiatan pengumpulan uang atau barang. Dimana dengan adanya permohonan untuk mengeluarkan izin pelaksanaan kegiatan pengumpulan uang atau barang ini akan menjadi landasan bagi pihak Dinas Sosial untuk melaksanakan monitoring terhadap sebuah penyelengaraan kegiatan pengumpulan uang atau barang. Adapun hambatan atau kendala bagi Dinas Sosial Aceh dalam melakukan monitoring yaitu adanya pergantian kepengurusan anggota dari sebuah organisasi, sumber daya manusia yang dimiliki oleh Dinas Sosial Aceh untuk melaksanakan monitoring masih kurang atau minim, dan terakhir adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Dinas Sosial Aceh untuk melaksanakan sosialisasi yang bertujuan untuk menambah wawasan dan mengubah persepsi masyarakat terkait penyelenggaraan kegiatan pengumpulan uang atau barang yang benar dan sesuai dengan aturan perundang-udangan, sehingga dapat tercipta penyelenggaraan kegiatan pengumpulan uang atau barang yang transpransi dan akuntabel.
Kata kunci : Monitoring Manajemen, Pengumpulan Uang atau Barang, Dinas Sosial Aceh

ABSTRACT Management monitoring of an activity or program is very necessary, this is because the organizers and authorities of an activity or program can oversee the progress of the activity or program. Therefore it is necessary to monitor management of the implementation of money or goods collection activities by the Aceh Social Servies, where in this case the Aceh Social Service will know how the process of collecting money or goods is going and can supervise that the implementation of this activity is in accordance with statutory regulations, and there are no persons or parties who abuse this social activity. This study aims to find out and explain how monitoring management is carried out by the Aceh Social Service regarding the implementation of permits for the implementation of money or goods collection activities and to find out and explain the obstacles or constraints of the Aceh Social Service in carrying out monitoring activities for this money or goods collection activity. This research uses monitoring theory. This study use a qualitative method with a descriptive approach. Research data obtained through observation, decomentation and interviews. The results of this study are that the implementation of monitoring of an activity to collect money or goods can be carried out by the Aceh Social Service when there is an applicant for a recommendation application for a permit to carry out an activity to collect money or goods. Where with an application to issue a permit to carry out activities to collect money or goods, this will become the basis for the Social Service to carry out monitoring of an activity to collect money or goods. As for the obstacles or obstacles for the Aceh Social Service in conduting monitoring, namely the change in the management of members of an organization, the human resources owned by the Aceh Social Service to carry out monitoring are still lacking or minimal, and finally the are limited budgets owned by the Aceh Social Service to carry out socialization aimed at increasing insight and changing public perceptions regarding the correct implementation of money or goods collection activities and in accordance with statutory regulations, so as to create a transparent and accountable implementation of money or goods collection activities. Keywords : Monitoring Management, Collection of Money or Goods

Citation



    SERVICES DESK