<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120070">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENERIMAAN SISTEM PEMBAYARAN NON RNTUNAI MENGGUNAKAN UTAUT (UNIFIED THEORY OF RNACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Penelitian ini berfokus pada permasalahan penggunaan sistem pembayaran non &#13;
tunai, khususnya QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), yang masih &#13;
rendah di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Indonesia. Seiring dengan &#13;
perkembangan teknologi di seluruh dunia, penggunaan uang tunai semakin &#13;
berkurang, sementara sistem pembayaran non tunai menjadi alternatif yang lebih &#13;
praktis dan efisien. Namun, tingkat adopsi teknologi ini masih jauh di bawah &#13;
negara-negara maju lainnya. Dalam upaya memahami dan mengatasi tantangan ini, &#13;
penelitian ini menggunakan model UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use &#13;
of Technology) yang telah terbukti dalam menjelaskan perilaku dan penggunaan &#13;
teknologi. Tujuannya untuk mengetahui tingkat penerimaan dan faktor-faktor yang &#13;
mempengaruhi minat dan penggunaan sistem pembayaran non tunai di Banda Aceh &#13;
dan Aceh Besar. Metode analisis statistik SEM (Stuctural Equation Modeling)&#13;
dengan bantuan software AMOS versi 24 digunakan untuk menguji faktor-faktor &#13;
yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan QRIS. Teknik pengambilan &#13;
sampel yang digunakan yaitu non-probability sampling dengan metode purposive &#13;
sampling dan jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 203 responden. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja dan faktor sosial berpengaruh &#13;
signifikan terhadap minat perilaku penggunaan QRIS, sedangkan ekspektasi usaha&#13;
dan kondisi yang memfasilitasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat &#13;
perilaku penggunaan QRIS. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh &#13;
pemerintah dan Bank Indonesia untuk meningkatkan penggunaan sistem &#13;
pembayaran non tunai di Banda Aceh dan Aceh Besar, dengan potensi dampak &#13;
positif pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.&#13;
Kata Kunci : Sistem pembayaran non tunai QRIS, UTAUT, penerimaan teknologi, &#13;
penggunaan QRIS, faktor-faktor penggunaan teknologi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120070</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-01 07:35:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-01 10:09:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>