<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120064">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS ERGONOMI DAN POSTUR KERJA TERHADAP RISIKO WORK-RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDERSRN (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT. YAKIN PASIFIK TUNA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Adinda Ramadhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ergonomi dan postur kerja mempunyai peranan penting dalam mengurangi risiko Work Related Musculoskeletal Disorder (WMSDs) pada pekerjaan dengan penanganan material secara manual. WMSD merupakan kondisi yang disebabkan oleh aktivitas fisik yang berulang, beban berat, postur tubuh tidak ergonomis dan pembebanan kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan pekerja. PT. YAKIN PASIFIK TUNA merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan ikan tuna dan cakalang segar, kegiatan yang dilakukan pada saat proses produksi pengolahan ikan sebagian besar dilakukan secara manual dengan mengandalkan kemampuan fisik pekerja, seperti pada stasiun kerja Receiving, proses penerimaan ikan, lalu stasiun kerja pemotongan ikan dan stasiun kerja packaging. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Nordic Body Map (NBM) bertujuan mengidentifikasi tingkat ketidaknyaman pekerja, hasilnya ditemukan bahwa pekerja di industri pengolahan ikan mengalami gejala muskuloskeletal, bagian tubuh yang mengalami ketidaknyamanan paling signifikan adalah leher, bahu, pergelangan tangan, pinggang dan tangan. Kemudian postur tubuh dimodelkan dan dinilai menggunakan metode Rapid Upper Limb Assesment pada Computer-Aided Design dan Occupational Repetitive Actions (OCRA), hasilnya action level RULA dari 3 stasiun kerja yang dianalisis berkisar pada 4~6. Nilai OCRA Index pada proses Slicing untuk tangan kanan sebesar 10,062 dan tangan kiri sebesar 11,538, pada proses Packing untuk tangan kanan sebesar 9,530 yang berada pada range &gt;9,0 dengan risiko tinggi terkena WMSDs. Sedangkan untuk tangan kiri sebesar 6,591 berada pada range 4,6-9,0 berisiko sedang terpapar WMSDs, pada receiving untuk tangan kanan sebesar 4,853 berada pada range 3,6-4,5 dan 2,171 untuk tangan kiri pada range 1,6-2,2 ini menunjukan tetap adanya risiko, namun rendah dan dapat diterima.&#13;
Kata Kunci: Work Related Musculoskeletal Disorder (WMSDs), Nordic Body Map (NBM), Occupational Repetitive Actions (OCRA), Ergonomi, Postur kerja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120064</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 20:51:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-01 09:47:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>