<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120056">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PERHITUNGAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOT FOR LOT (LFL) DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>CV. PUTRA DJAYA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Nawal Annisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>CV. Putra Djaya merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi roster. Permasalahan yang terdapat pada perusahaan ini adalah pengendalian persediaan bahan baku dilakukan hanya berdasarkan jumlah permintaan produk pada periode sebelumnya tanpa menggunakan metode tertentu untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku dalam kuantitas yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah permintaan produk pada tujuh periode ke depan dan menghitung pemesanan bahan baku dalam jumlah yang tepat. Metode peramalan yang digunakan adalah Simple Moving Average (SMA), Weighted Moving Average (WMA) dan Single Exponential Smoothing (SES). Sedangkan perhitungan jumlah persediaan bahan baku dilakukan menggunakan metode Lot for Lot (LFL) dan Economic Order Quantity (EOQ). Pada penelitian ini juga dilakukan perhitungan safety stock dan reorder point untuk mengantisipasi kurangnya ketersediaan bahan baku. Hasil penelitian yang diperoleh dari permalan jumlah permintaan produk pada tujuh periode ke depan berdasarkan metode terpilih yakni metode SES yang menunjukkan perkiraan jumlah permintaan produk sebesar 60.255 roster. Adapun jumlah pemesanan setiap bahan baku produk roster berdasarkan perhitungan lot sizing metode LFL material semen dan pasir memiliki interval pemesanan 1 bulan sekali dengan total biaya persediaan sebesar Rp192.490.000. Sedangkan berdasarkan perhitungan lot sizing metode EOQ material semen dan pasir memiliki interval pemesanan 1 hingga 2 bulan sekali dengan total biaya persediaan sebesar Rp204.449.800. Selain itu, ketersediaan bahan baku dalam jumlah aman berdasarkan reorder point adalah semen sebanyak 421 sak dan pasir sebanyak 253 kubik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120056</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 16:38:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-01 09:11:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>