<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120030">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN TINGKAT KEMAMPUAN PENYERAPAN PANAS MATAHARI OLEH MATERIAL PEKARANGAN RUMAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farizal Z</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  merapakan  studi  terhadap  kajian  tingkat  kemanpuan  penyerapan panas  matahari  oleh  material  pekarangan  rumah.   Pada  penelitian  ini  dikaji beberapa  material  pekarangan  rumah  seperti  aspal,  semen  paving  block  dan rumput. Material pekarangan  rumah bersiif;at menyerap panas dari radiasi matahari yang akan berpengaruh terhadap kondisi panas lingkungan. Radjasi matahari yang dipancarkan ke  bumi diserap oleh material  pekarangan yang  akan menyebabkan temperatur    udara    disekelilingnya    meringkat,    hal    ini    akan    menyebabkan terganggunya  kehidupan mahluk hidup. Untuk ini perlua dikqji tingkat kemampuan penyerapan panas pada masing-masing material   (aspal,  semen,  paving block dan rumput) agar dapat diketahui material mana yang dapat menyejukkan lingkungan di pekarangan rumah.  Dari  hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa aspal  memiliki tingkat temperatur udara paling tinggi  dengan temperatur rata-rata hari pertama 44,25 °C, hari kedua 45,25®C dan hari ketiga 45,25 °C. Sedangkan rumput  memiliki tingkat temperatur udara paling rendah dengan temperatur rata-rota hari pertama 35,75 °C, hari kedua 36,75 °C,  dan hari ketiga 37.75°C. Sehingga  dapat dikatakan bahwa material pekarangan rumah merupakan material pekarangan  yang paling baik  untuk  dapat   menyejukkan   lingkungan  pada   siang  hari,   karena  memiliki temperatur   udara   dan    kemampuan   penyerapan   panas   yang   lebih   rendah dibandingkan dari tiga material lainnya.&#13;
&#13;
Kata kunci : Material Pekarangan, Penyerapan Panas, Temperatur Udara</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120030</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 13:06:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 13:06:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>