<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120025">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KADAR ALKOHOL PADA AIR NIRA MENGGUNAKAN SENSOR MQ-3 RNBERBASIS ARDUINO UNO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Yasir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (D3)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nira berasal dari salah satu varietas pohon palma yang tumbuh di hutan tropis dan memiliki banyak manfaat, dari bagian-bagian pohonnya hingga nira yang dihasilkannya. Nira memiliki kadar gula sekitar 9,2-16% dan dapat dijadikan berbagai produk seperti minuman ringan, minuman beralkohol, cuka aren, sirup aren, dan gula aren. Dampak dari tingginya kadar alkohol dalam air nira memunculkan kebutuhan akan alat pendeteksi untuk mengantisipasi konsekuensi buruk yang mungkin terjadi. Situasi ini mendorong penulis untuk mendesain sebuah perangkat pendeteksi kadar alkohol menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, sensor MQ-3 serta LCD I2C. Sensor memberikan informasi melalui nilai tegangan yang terkait dengan konsentrasi alkohol pada air nira, dikondisikan dan diproses oleh Arduino uno dan ditampilkan pada layar LCD I2C. Bagian sensor MQ-3 menjadi bagian penting dalam proyek ini karena berfungsi untuk mendeteksi konsentrasi alkohol di udara. Instrumen ini digunakan untuk mengukur konsentrasi alkohol dalam air nira selama periode fermentasi selama 3 hari pada suhu normal ruangan. Dalam pengujian ini dilakukan pengukuran kadar alkohol pada air nira pada interval waktu tertentu selama fermentasi selama 3 hari, yakni pada waktu 0, 4, 8, 12, 16, 20, dan 24 jam. Pada hari pertama, tercatat kadar alkohol berturut-turut sebesar 0,4; 0,7; 0,11; 0,17; 0,22; dan 0,28. Pada hari kedua, terjadi peningkatan menjadi 0,39; 0,45; 0,50; 0,62; 0,81; dan 0,92, dan pada hari ketiga, kadar alkohol mencapai 1,11; 1,19; 1,27; 1,34; 1,45; 1,6; dan 1,83. Peningkatan kadar alkohol dari hari pertama hingga hari ketiga fermentasi disebabkan oleh perkembangan mikroba dalam suhu sekitar 23-30°C.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 12:15:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 14:50:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>