<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="120017">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN BUNDARAN PADA PERSIMPANGAN JALAN W.R. SUPRATMAN – JALAN CUT MUTIA – JALAN TEUNGKU DIANJUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sita Riski</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Simpang Jalan W.R. Supratman, Jalan Cut Mutia – Jalan Teungku Dianjung adalah salah satu simpang empat yang ada di Kota Banda Aceh, yang mana pada simpang tersebut tidak ada pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan konflik antar kendaraan, tundaan dan antrian lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja persimpangan pada kondisi eksisting serta mengendalikan arus lalu lintas dengan mengubah persimpangan menjadi bundaran. Perencanaan bundaran yang akan direncanakan mengunakan data arus lalu lintas dan hambatan samping didapatkan dari hasil survei yang dilakukan pada hari Senin, Sabtu dan Minggu. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan CCTV (Closed Circuit Television) yang dipasang di sekitar simpang. Dasar-dasar perhitungan menggunakan metode Kapasitas Simpang dan Kapasitas Bagian Jalinan pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (PKJI 2023). Dengan merubah bentuk persimpangan tak bersinyal menjadi bundaran dapat menurunkan tingkat derajat kejenuhan dan tundaan lalu lintas, yang mana nilai derajat kejenuhan pada kondisi eksisting sebesar (DJ)=1,18 dan masuk pada kategori tingkat pelayanan F dengan peluang antrian 57,13 % - 115,00%. Dengan adanya perencanaan bundaran berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai derajat kejenuhan pada masing-masing jalinan menurun dan masuk pada kategori C yang mana arus lalu lintas masih stabil dengan nilai derajat kejenuhan pada R10 yang tertinggi (DJ)=0,74 dan pada R5 (DJ)=0,73.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>120017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 11:53:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-31 14:45:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>