EVALUASI DAN MANAJEMEN SIMPANG TAK BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG RESTORAN LAMNYONG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI DAN MANAJEMEN SIMPANG TAK BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG RESTORAN LAMNYONG)


Pengarang

Fauzan Akbar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simpang Restoran Lamnyong merupakan jalan masuk dan keluar utama dari Darussalam ke pusat kota Banda Aceh. Simpang Restoran Lamnyong yang terletak di salah satu ujung jembatan lamnyong, merupakan pertemuan dari Jalan T. Nyak Arief dan Jalan Makam T. Nyak Arief. Terkait dengan adanya rencana penggandaan jembatan lamnyong juga menjadi latar belakang simpang ini menjadi objek dari penulis untuk melakukan penelitian. Beberapa indikator bahwa simpang restoran lamnyong ini masih layak pada kondisi eksisting adalah kapasitas simpang tidak melebihi kapasitas aktual yang merupakan hasil perkalian antara kapasitas dasar simpang dan faktor-faktor lainnya berdasarkan perhitungan dalam Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Kapasitas dasar untuk simpang restoran lamnyong ini adalah 2700 smp/jam (berdasarkan kapasitas dasar untuk tipe simpang 322) dan derajat kejenuhan simpang tidak melebihi 0,85 yang merupakan syarat batas derajat kejenuhan pada simpang tak bersinyal dalam kota serta tundaan pada simpang yang sebaiknya tidak terlampau lama sehingga menimbulkan kejenuhan bagi pengendara.Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk menghitung kinerja eksisting simpang dan indikatomya seperti kapasitas (C), derajat kejenuhan (DS), dan Tundaan (D); melakukan peningkatan kjneria simpang apabila kineria simpang telah tidak sesuai dengan apa yang disyaratkan dengan manajemen lalu Lintas dan perbaikan geometrik. Dari hasil penelitian yang sudah dianalisis, derajat kejenuhan pada kondisi eksisting di Simpang Restoran Lamnyong telah dalam kondisi jenuh, ditandai dengan nilai derajat kejenuhan telah melebihi 0,85. Selanjutnya dilakukan perubahan dengan berbagai alternatif dan dari beberapa alternatif perubahan, pengalihan arus disertai penggandaan jembatan lamnyong disertai median dengan lebar 2 mm, Iebar pendekat menjadi 11 mm menjadi pilihan karena dari hasil analisis derajat kejenuhan untuk setiap periode sudah lebih rendah dari 0,85, yaitu rata-rata 0,611. Alternatif ini yang menjadi rekomendasi penulis untuk peningkatan kinerja Simpang Restoran Lanmyong ke depamya.

Kata Kunci : simpang tak bersinyal, manajemen lalu lintas, kinerja simpang, volume,
derajat kejenuhan, tundaan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK