<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119971">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN SPASIAL DISTRIBUSI ORANGUTAN SUMATRA (PONGO ABELII LESSON, 1827) DI WILAYAH KELOLA STASIUN PENELITIAN SORAYA KAWASAN EKOSISTEM LEUSER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PRIMANDA AULIA RACHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sebaran orangutan sumatra (Pongo abelii Lesson, 1827) di area Stasiun Penelitian Soraya, Kawasan Ekosistem Leuser. Penelitian ini dilakukan dari bulan Februari hingga November 2023. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG), yaitu pembuatan model spasial. Aktivitas harian orangutan juga diamati untuk dihubungkan dengan validnya model spasial yang dibuat. Orangutan dicari dengan menggunakan metode visual encounter survey  (VES) kemudian data perilaku diambil dengan focal animal sampling dengan metode instantaneous sampling digunakan sebagai dasar penentuan interval pengambilan data. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas orangutan sumatra dengan cohort betina dewasa dan jantan anak-anak didominasi oleh aktivitas makan, aktivitas bergerak, istirahat, dan aktivitas lainnya sedangkan orangutan sumatra dengan cohort jantan dewasa aktivitasnya didominasi oleh makan, istirahat, bergerak, dan aktivitas lainnya. Analisis sebaran menunjukkan bahwa orangutan sumatra ditemukan paling banyak pada dataran rendah dengan kelerengan ≤ 41% dan jarak yang dekat dengan camp dan sungai. Berdasarkan indeks kelembapan dan indeks vegetasi, orangutan tidak ditemukan pada kelas rendah ke bawah, sedangkan berdasarkan suhu permukaan tanah seluruhnya ditemukan pada kelas 30ºC - 30,5ºC. Analisis spasial menghasilkan model PCA yaitu Y = 2.678 × Fkcamp + 2.678 × Fkelev + 1.772 × Fkndmi + 1.772 × Fkndvi + 1.772 × Fkslope + 1.190 × Fkriver + 1.190 × Fktemp dimana pada validasi model spasial menunjukkan bahwa nilai RMSE menunjukkan nilai 0.315 atau pada rentang 0.2-0.5 sehingga model dapat dikatakan baik. Wilayah kelola Stasiun Penelitian Soraya didominasi oleh tingkat potensi sedang yaitu 60,85% dari seluruh wilayah seluas10744,26 ha.&#13;
&#13;
Kata Kunci:	Orangutan sumatra, sistem informasi geografis, aktivitas harian, Stasiun Penelitian Soraya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119971</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 15:51:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 16:29:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>